::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Minta Saran Ulama, Bupati Subang Kunjungi PCNU

Kamis, 14 September 2017 16:33 Daerah

Bagikan

Minta Saran Ulama, Bupati Subang Kunjungi PCNU
Subang, NU Online
Hj Imas Aryumningsih, Bupati Subang, Jawa Barat meminta saran dan masukan dari ulama terkait kinerja pemerintah agar pemerintahannya yang akan segera berakhir bisa 'husnul khotimah'. 

Untuk itu, ia beserta rombongan kunjungi kantor PCNU Subang. Dalam kunjungan tersebut Bupati disambut oleh jajaran Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, Banom dan Panitia Hari Santri Nasional, Rabu (13/9).

"Kami sampaikan terima kasih karena selama ini NU turut berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Subang, pemerintah dan ulama harus bersinergi dalam keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Subang," ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini di wilayah pesisir Subang sedang berlangsung proses pembangunan pelabuhan internasional yang akan berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, budaya di masyarakat. 

Dalam menghadapi program tersebut para ulama diminta untuk terlibat dalam proses pembangunan psikis dan mental masyarakatnya.

Sementara itu, KH Musyfiq Amrullah, Ketua PCNU Subang menyampaikan beberapa saran dan pendapat diantaranya mengharapkan agar Subang menjadi daerah relijius dan mempunyai daya tarik masyarakat luar sehingga mampu mengundang wisatawan dan dapat meningkatkan Pendapatan Daerah.

"Kami juga bangga karena Subang dapat penghargaan adipura," tambahnya.

Selain itu, dalam pertemuan selama kurang lebih 1 jam tersebut disampaikan bahwa PCNU Subang akan mengadakan hajat besar yaitu peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober.

Diharapkan Pemerintah Daerah turut aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut karena HSN sudah menjadi hari nasional yang mesti diperingati oleh pemerintah. (Aiz Luthfi/Fathoni)