::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Komunitas Muslim Jerman Prihatin dengan Menguatnya Partai Anti-Islam

Kamis, 28 September 2017 02:00 Internasional

Bagikan

Komunitas Muslim Jerman Prihatin dengan Menguatnya Partai Anti-Islam
Berlin, NU Online
Komunitas Muslim Jerman sekarang diliputi keprihatinan menyusul kian menguatnya Alternative for Germany (AfD), pada pemilihan umum federal di negara setempat, akhir pekan kemarin. Partai sayap kanan ini kerap menggunakan narasi anti-Islam dalam kegiatan kampanyenya.

Ketua Dewan Pusat Muslim di Jerman (ZMD) Aiman Mazyek mengaku khawatir dengan meningkatnya diskriminasi dan kekerasan setelah AfD menjadi partai terbesar ketiga.

"AfD telah mengubah iklim politik, dan sekarang menyebarkan racun," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Anadolu, Rabu (27/9).

AfD telah menakut-nakuti publik dengan berpendapat bahwa Jerman berada di bawah ancaman "islamisasi" terutama menyusul masuknya hampir sejuta pengungsi yang mayoritas berasal dari Suriah dan Irak sejak tahun 2015.

Mazyek melihat, propaganda anti-Islam AfD dapat memicu meningkatnya diskriminasi terhadap umat Islam dalam beberapa hari mendatang dan juga mendorong ekstrimis untuk melakukan serangan terhadap masjid.

Jerman adalah rumah bagi hampir 4,7 juta Muslim, dan tiga juta berasal dari Turki. Banyak dari mereka adalah generasi kedua atau ketiga keluarga Turki yang bermigrasi ke Jerman pada tahun 1960-an dan terintegrasi dengan baik di sana.

"Kaum sayap kanan dan ekstrimis telah mengeksploitasi debat tak berujung tentang pengungsi, Islam atau Turki," katanya, sembari menuding liputan media yang sering negatif tentang pengungsi dan umat Islam. (Red: Mahbib)