::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pra-Munas, Diskusi Penguatan Ekonomi Warga Digelar di Palangkaraya

Ahad, 08 Oktober 2017 05:12 Nasional

Bagikan

Pra-Munas, Diskusi Penguatan Ekonomi Warga Digelar di Palangkaraya
Palangkaraya, NU Online
Panitia Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2017 menggelar diskusi bertema  "Kesenjangan Sosial dan Penguatan Ekonomi Warga" di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Ahad (8/10).

Kegiatan Pra-Munas ini diikuti utusan dari seluruh Pengurus Cabang NU (PCNU) dan Pengurus Wilayah NU (PWNU) se-Pulau Kalimantan. Dari pantauan NU Online, peserta dari berbagai daerah sudah berdatangan sejak Sabtu petang dan memulai acara dengan ramah-tamah.

Tampak hadir sejak tadi malam Wakil Rais ‘Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan sejumlah pengurus PBNU dan panitia Munas-Konbes NU 2017.

Diskusi yang berlangsung pagi sampai sore di Hotel Luwisan Palangkaraya ini terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama mengusung judul “Membangun Kebijakan dan Strategi Ekonomi yang Adil dan Partisipatif untuk Mengatasi Kesenjangan”. Sedangkan pada sesi kedua, peserta akan berdiskusi tentang “Akselerasi Gerakan Ekonomi Warga dalam Merebut Kesempatan dan Meningkatkan Kesejahteraan”.

Sejumlah narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain ekonom dan politisi Faisal Basri, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Sudhamek, Direktur Gizi Masyarakat Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Doddy Izwardy, ekonom Kalteng Danes Jayanegara, dan lainnya.

Wakil Ketua Panitia Munas-Konbes NU 2017 Robikin Emhas mengatakan, para narasumber hingga kini menyatakan siap hadir mengisi diskusi kali ini. Hasil dari kajian diharapkan memperkuat rumusan rekomendasi yang akan dibawa di forum Munas-Konbes NU di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 23-25 November mendatang. (Mahbib)