::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

KRISIS ROHINGYA

Bangladesh Bangun Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia, PBB: Berbahaya!

Ahad, 08 Oktober 2017 07:30 Internasional

Bagikan

Bangladesh Bangun Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia, PBB: Berbahaya!
Ilustrasi (© AFP)
Cox's Bazar, NU Online
Seorang pejabat tinggi PBB mengatakan, rencana Bangladesh untuk membangun kamp pengungsi terbesar di dunia bagi 800.000 lebih Muslim Rohingya berbahaya karena kepadatan penduduk yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit mematikan bisa menyebar dengan cepat.

Pengungsi dari Myanmar yang melewati perbatasan Bangladesh terus mengalir. Hingga sekarang jumlahnya mencapai lebih dari setengah juta orang. Eksodus ini dipicu oleh tindakan keras tentara di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Operasi militer bersenjata memaksa penduduk setempat lari menyelamatkan diri sejak 25 Agustus lalu.


Sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (7/10), Pemerintah Bangladesh bersikeras akan memperluas sebuah kamp pengungsian di Kutupalong di dekat kota perbatasan Cox's Bazar guna menampung semua orang Rohingya datang.

Namun demikian Robert Watkins, koordinator residen PBB di Dhaka, mengatakan Bangladesh seharusnya mencari lokasi baru untuk membangun lebih banyak kamp.

"Ketika Anda memusatkan terlalu banyak orang ke daerah yang sangat kecil, terutama orang-orang yang sangat rentan terhadap penyakit, itu berbahaya," kata Watkins kepada AFP.

Menurutnya, dalam suasana padat orang demikian, kemungkinan kuat terjadinya persebaran penyakit menular sangat tinggi dan prosesnya pun bisa amat cepat. Baginya, jauh lebih mudah mengelola orang berikut kesehatan dan keamanannya bila kamp tidak terkonsentrasi dalam satu tempat. (Red: Mahbib)