::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai Said Safari Dakwah di Sulawesi Tenggara

Jumat, 13 Oktober 2017 13:45 Nasional

Bagikan

Kiai Said Safari Dakwah di Sulawesi Tenggara
Kiai Said melantik PWNU Sulawesi Utara, (11/10)
Kendari, NU Online
Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj melakukan safari dakwah ke Kendari, Sulawesi Tenggara selama dua hari, 11-12 Oktober 2017. Selain melantik dan membuka Musyawarah Kerja (Mukerwil) PWNU Sultra masa khidmat 2017-2022, KH Said Aqil Siraj juga melakukan serangkaian kegiatan penting di antaranya, ceramah umum di dua perguruan tinggi ternama di Kendari.

Mengawali kunjungan, Rabu (11/10), sekitar pukul 09.00-11.00 Wita KH Said Aqil Siraj memberikan kuliah umum di hadapan sivitas dan akademik Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, di auditorium UHO. Usai berbicara di UHO, pukul 14.30 Wita, KH Said Aqil Siraj menuju ke Institut Agama Islam (IAIN) Kendari juga melaksanakan kuliah umum.  Di IAIN Kendari, KH Said Aqil Siraj didampingi Rektor IAIN Nur Alim menyampaikan materi Revitalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Merawat Kebhinekaan. 

Malam harinya, di salah satu hotel di Kendari, KH Said Aqil Siraj melantik dan membuka Musyawarah Kerja (Mukerwil) PWNU Sultra masa khidmah 2017-2022. Pada pelantikan tersebut, selain dihadiri unsur Muspida, alim ulama, sesepuh NU Sultra juga dihadiri seluruh PCNU se-Sulawesi Tenggara. Pengurus PWNU Sultra yang dilantik diantaranya, Rais Syuriyah, KH Ryiha Madi; Ketua Tanfidziah KH Muslim; Sekretaris, Milwan Lukman; dan Bendahara, H Syamsul Alam.

Dalam sambutan pelantikannya, KH Said Aqil Siraj kembali mengingatkan seluruh pengurus agar dalam mengelola organisasi dilakukan secara tulus dan ikhlas, terlebih menghadapi pesatnya kemajuan dan perkembangan zaman saat ini. Lahirnya kelompok-kelompok Islam radikal serta adanya upaya sejumlah pihak yang berusaha meronrong keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  menjadi tugas berat diembang PWNU Sultra.

“Kelompok-kelompok tersebut akan terus ada dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Jika pengurus tidak dapat membendung, boleh jadi akan semakin membesar dan mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya.

Kiai Said juga mengingatkan betapa pentingnya menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan sejumlah elemen bangsa, khususnya NU agar tetap tegak berdiri hingga akhir zaman.  

Mengakhiri kunjungannya di Sulawesi Tenggara, KH Said Aqil Siraj menyampaikan pidato kebangsaan pada tabliq Akbar dan istiqosah yang dilaksanakan PWNU Sultra dipusatkan di Masjid Agung Al Kautsar Kendari. Selain pengurus dan warga NU, unsure TNI, Polri, majelis taklim dan pelajar se Kota Kendari ambil bagian di acara tersebut. (Milwan/Kendi Setiawan)