::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri Lakukan Ini di Haul Masyayikh

Sabtu, 14 Oktober 2017 00:00 Daerah

Bagikan

Santri Lakukan Ini di Haul Masyayikh
Kudus, NU Online
Berniat mendoakan masyayikh dan pendiri Madrasah Miftahul Falah, para santri dan alumni menggelar Khataman Al-Qur'an 1000 Juz di halaman Madrasah Miftahul Falah  Jumat (13/10).

Pengurus Madrasah Miftahul Falah, Abrori mengatakan kegiatan dipelopori Ikatan Mutakhorijin Miftahul Falah (Imam) sebagai wujud syukur dan terima kasih atas pendidikan yang selama ini diberikan para guru dan kiai di Miftahul Falah Cendono.

Koordinasi dan persiapan dilakukan secara matang dalam kegiatan yang melibatkan ribuan peserta, mulai siswa/siswi, guru, staf, pengurus dan alumni Miftahul Falah dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"Khataman seribu juz ini maksudnya diikuti oleh ribuan peserta yang membaca juz-juz Al-Qur'an hingga khatam. Alhamdulillah dari ribuan peserta tadi bisa khusyuk dan semoga membawa berkah bagi kita semua," imbuh Abrori usai acara.

Sambutan baik dan dukungan pengurus madrasah terhadap Imam, menurutnya akan menjadi kekuatan tambahan untuk mengambangkan kualitas dan kapasitas madrasah.

“Harapannya akan ada berbagai inovasi, pemikiran dan gerakan nyata dari anggota IMAM yang nantinya bermanfaat bagi umat,” kata Abrori.

Sementara itu, Ketua Ikatan Mutakhorijin Madrasah Miftahul Falah, M Tho'at Muhtar menjelaskan Imam adalah sebuah wadah alumni Madrasah Miftahul Falah Cendono yang nantinya akan bergerak ke lingkup sosial dan pemberdayaan masyarakat. Tahun ini Imam resmi berdiri dan menaungi seluruh alumni mulai MI, MTs, MA dan SMK Miftahul Falah.

"Pada awalnya IMAM digagas para alumni MA NU Miftahul Falah mulai angkatan 1991 sampai 1995. Kemudian dikembangkan kepada lingkup yang lebih luas, yaitu seluruh angkatan dari semua tingkatan," jelasnya.

Pembentukan Imam bertujuan menggalang persatuan dan silaturrahim antar alumni. Dari situ diharapkan akan terwujud satu kekuatan utuh untuk meneruskan perjuangan para ulama dan masyayikh dalam menebar kebaikan kepada umat. (M Farid/Kendi Setiawan)