::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kader IPPNU Sidoarjo Terima Penghargaan Pemuda Pelopor dari Gubernur Jatim

Ahad, 29 Oktober 2017 17:30 Daerah

Bagikan

Kader IPPNU Sidoarjo Terima Penghargaan Pemuda Pelopor dari Gubernur Jatim
Sidoarjo, NU Online
Miftakhul Jannatin (24), salah satu kader IPPNU Sidoarjo memperoleh piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, sebagai pemuda pelopor Provinsi Jawa Timur tahun 2017, terbaik I, pada bidang inovasi teknologi. Penghargaan itu ia terima dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun di Surabaya.

"Alhamdulillah saya sangat bangga karena bisa menjadi salah satu perwakilan dan ikon pemuda dalam kepeloporan khususnya bidang inovasi teknologi," kata Titin sapaan akrabnya kepada NU Online, Sabtu (29/10).

Inovasi teknologi yang dibuat oleh Titin ini berupa alat deteksi kosmetik berbahaya mengandung hidrokuinon yang murah, mudah digunakan, praktis, cepat dan akurat. Inovasi awalnya ia buat dari berita di televisi mengenai kosmetik berbahaya yang marak di jual bebas, namun masyarakat yang cenderung enggan untuk aware terhadap keamanan kosmetik yang mereka gunakan.

"Jangankan pergi ke laboratorium untuk mengetahui tingkat keamanan kosmetiknya, untuk mengetahuinya saja mereka tidak mau. Sehingga muncul ide membuat alat deteksi yang murah, cepat, praktis dan akurat ini," jelasnya.

Gadis kelahiran Sidoarjo itu mengaku telah belajar dari kegiatan perkuliahan sebagai mahasiswa s1 dan s2 kimia bidang analisis di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Ia berharap, dengan penghargaan yang telah diterimanya bisa menjadi inspirasi untuk para pemuda, agar dapat mengaplikasikan ilmu yang di dapat di bangku pendidikan.

"Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat, terlebih arus informasi keilmuan maupun non keilmuan saat ini sangat mudah diakses dan unlimited," harapnya.

Tidak hanya penghargaan dari Gubernur Jawa Timur saja yang ia terima, namun banyak prestasi yang pernah ia raih di antaranya Juara 1 pekan ilmiah mahasiswa Unair 2014 bidang kewirausahaan, Juara 2 pekan ilmiah mahasiswa nasional 2015 bidang kewirausahaan, 3 besar santripreneur 2016, delagasi Student Exchange Research Internship Indonesia (UNAIR)-Universiti Teknologi Malaysia (UTM) 2017 dan delegasi UNAIR di Asian Young Sociopreneur Singapore. (Moh Kholidun/Fathoni)