::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lagi, SMA Pesantren Nuris Juara Robotika Follower

Sabtu, 11 November 2017 10:32 Daerah

Bagikan

Lagi, SMA Pesantren Nuris Juara Robotika Follower
Jember, NU Online
Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, tak pernah sunyi dari prestasi. Lima hari yang lalu, tim dari SMA Nuris berhasil meraih juara dua Lomba Robotika Follower di Universitas Brawijaya, Malang. 

Tim yang terdiri dari Nur Indrayanto, M. Firma Ramadhan dan M. Iqbal Abdullah tersebut cukup piawai dalam membuat robot, sehingga dapat mengalahkan robot lainnya karya berbagai SMA favorit di Indonesia.

Tahun lalu, wakil SMA Nuris juga berprestasi dengan merengkuh juara tiga Lomba Robotika Follower di Malang setelah mengalahkan peserta dari Jawa dan Bali

Kendati demikian, untuk mencapai prestasi itu tidaklah mudah. Menurut M. Firma Ramadhan, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah presentasi. Lalu diseleksi hingga menjadi 8 tim, setelah menyingkirkan 15 tim lainnya. Akhirnya tersisa 8 tim, lalu mengerucut menjadi 4 tim. Di situlah, kemudian ditentukan juaranya. 

"Alhamdulillah, robot kami lancar saat mengikuti garis, dan tidak pernah error dan berjalan dengan baik, karena sensornya bekerja," ucapnya di Nuris, Kamis (9/11).

Sementara itu, Kepala SMA Nuris, Gus Robith Qoshidi menegaskan bahwa robotika merupakan salah satu program tekonologi di Nuris, di samping teknologi inovasi, teknokogi otomotif dan sebagainya. 

Sejauh ini Nuris terus memacu anak didiknya untuk mengeksplore bakat dan kemampuannya di bidang sains, dengan mendirikan Madrasah Sains (M-Sains). M-Sains memberi wadah sekaligus menggali bakat siswa-siswi di berbagai bidang unggulan ektrakurikuler. Hasilnya, anak didik Nuris seringkali meraih juara di berbagai ajang nasional maupun internaional.

"Kami ingin terus mendorong agar santri juga punya kemampuan di bidang sains karena santri dan pesantren juga mampu untuk itu," jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)