::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas untuk Pesantren dan Majelis Taklim Banten

Rabu, 15 November 2017 03:54 Nasional

Bagikan

PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas untuk Pesantren dan Majelis Taklim Banten
Ny. Hj. Nurhayati Said Aqil Siroj (kiri)
Serang, NU Online 
Pimpinan Pusat Muslimat NU bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI melaksanakan orientasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan peserta pimpinan pondok pesantren dan pimpinan majelis taklim di wilayah Kabupaten Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang di hotel Le Dian, Serang, Banten, Sabtu 11 November lalu.

Pada pembukaan, Ketua II PP Muslimat NU Ny. Hj. Nurhayati SAS menegaskan pentingnya hidup sehat. Hal ini senada dengan moto Germas Muslimat NU 2017 “Sehat dimulai dari Saya”. 

Ia menambahkan, kewajiban menjaga kesehatan harus terus ditingkatkan, terutama di pondok pesantren dan majelis taklim dengan terus menjaga dan meningkatkan pola hidup sehat santri dan jama’ah majelis taklim, sehingga sasaran peserta orientasi ini tepat sekali.

“Muslimat NU sebagai salah satu organisasi masyarakat yang mempunyai misi membangun dan memberdayakan perempuan Indonesia seutuhnya, telah ikut serta mendukung program Germas sejak tahun 2016, melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi Germas di provinsi Kalimantan Selatan dan provinsi Banten,” katanya.  

Pada tahun 2017, lanjutnya, Muslimat NU melakukan gerakan massa yang berfokus pada penggerakan hidup sehat santri pondok pesantren dan jama’ah majelis taklim.

Ia merinci tujuan kegiatan Germas, antara lain, menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan. Kedua, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk. Ketiga, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran keluarga untuk kesehatan. 

“Esensi program Germas adalah perilaku masyarakat untuk hidup sehat, pada tahun 2017 terfokus pada tiga kegiatan, yaitu meningkatkan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).”

Dalam kesempatan orientasi ini, dilakukan penandatangan komitmen bersama dari semua unsur yang hadir untuk siap melakukan Germas setelah sebelumnya diberikan kesempatan dan fasilitas kepada peserta dan tamu yang hadir untuk cek kesehatan. 

Ketua Tim Pelaksana Germas dr. Hj. Erna Yuliana Soefihara mengungkapkan, peserta yang terpilih yang akan diajak terus mensosialisasikan dan mempraktikkan serta penyusunan RTL (Rencana Tindak Lanjut) di lingkungan pesantren dan jama’ah majelis taklim dan lingkungan masyarakat. 

Pada pembukaan kegiatan itu dihadiri Sekretaris Umum PP Muslimat NU Hj. Ulfah Mashfufah, Ketua Wilayah Muslimat NU Banten Hj. Saodah dan pengurus Cabang Muslimat NU. Dari unsur Promkes Pusat hadir ibu Ismoyowati, unsur Pemerintah daerah  hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Sigit Wardoyo serta OPD, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang Banten. (A-zhoem/Abdullah Alawi)