::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

MUNAS-KONBES NU 2017

Wapres: Ormas Terbesar Dunia, NU Pikul Tanggung Jawab Berat

Sabtu, 25 November 2017 14:11 Nasional

Bagikan

Wapres: Ormas Terbesar Dunia, NU Pikul Tanggung Jawab Berat
Foto: Ahmad Labieb/NU Online
Lombok Barat, NU Online 
Indonesia menjadi negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, maka otomatis Nahdlatul Ulama sebagai organisasi terbesar di Indonesia, otomatis juga menjadi organisasi terbesar di dunia. 

Demikian disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia H Muhammad Jusuf Kalla pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2017 di Pesantren Darul Qur'an Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11).

Menurut Jusuf Kalla, dengan jumlah warga NU yang banyak, maka beban dan tanggung jawab yang diemban NU juga berat. 

"Artinya bagaimana besarnya tanggung jawab dan amal ibadah daripada Nahdlatul Ulama sejak hampir seratus tahun yang lalu yang telah memberikan pembinaan, pengetahuan dan juga tentu bimbingan sampai kepada umat hari ini," terang pria berumur 75 tahun ini. 

Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini pun menyampaikan terima kasih atas hasil dari Munas-Konbes NU. Menurutnya, Munas-Konbes NU telah memberi pedoman dalam menyelesaikan masalah bangsa Indonesia ini. 

Hadir Rais Aam KH Ma'ruf Amin, Wakil Rais Aam KH Miftahul Ahyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Wakil Ketua Umum PBNU H Mochammad Maksum Machfoedz, Ketua PBNU Bidang Investasi dan Luar Negeri H Marsudi Syuhud, Ketua PBNU Bidang Hukum H Robikin Emhas, Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi, dan lain-lain. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)