::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PMII Komisariat STAINU Jakarta Sukses Gelar Follow Up Mapaba Pertama

Rabu, 06 Desember 2017 20:30 Daerah

Bagikan

PMII Komisariat STAINU Jakarta Sukses Gelar Follow Up Mapaba Pertama
Jakarta, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAINU Jakarta Cabang Jakarta Pusat telah melaksanakan masa penerimaan anggota baru (mapaba) pada akhir November 2017.

Salah satu tindak lanjut dari mapaba tersebut adalah follow up, yakni penguatan materi mapaba melalui diskusi-diskusi. Follow up mapaba dijadwalkan seminggu sekali selama 5 bulan ke depan.

Kamis (30/11) adalah hari pertama dimulainya follow up Mapaba. Follow up mapaba dihadiri 30 peserta bertempat di Aula Unusia Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 4-5 Jakarta Pusat. Adapun materi yang disampaikan adalah tentang ke-PMII-an oleh M Faiz Maulana.

Pemateri yang biasa disapa 'plangton' itu menyampaikan kegiatan follow up sungguh sangat kaya akan pengetahuan baru dan sangat mencerahkan isinya.

"Sehingga forum terasa sangat hidup apalagi ditambah banyaknya penanya dan argumentasi yang dikemukakan oleh peserta," katanya, Selasa (6/12).

Kader PMII Komisariat STAINU Jakarta, Erik Alga Lesmana yang juga salah satu penanggung jawab follow up mapaba mengatakan pihaknya sangat mengharapkan dari follow up materi ke-PMII-an, mahasiswa mengetahui peran dan fungsi adanya PMII di tiap-tiap kampus terutama Unusia Jakarta.

"Unusia salah satu kampus yang langsung berada di bawah naungan PBNU. Jangan sampai sudah menjadi anggota PMII tetapi tidak tahu peran dan fungsi PMII di kampus," ungkapnya Selasa (6/12).

Sementara itu Ketua Mapaba 2017, Qomaruddin menyampaikan follow up mapaba sebagai usaha menambah pengetahuan.

"Juga sebagai syarat mendapatkan sertifikat mapaba dan sekaligus sebagai bentuk pembekalan untuk kaderisasi selanjutnya yaitu pelatihan kader dasar (PKD)," tuturnya. (Red: Kendi Setiawan)