::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kaji Keistimewaan Manajemen Pesantren, Kiai Mujib Qulyubi Raih Doktor di Uninus

Kamis, 07 Desember 2017 15:47 Nasional

Bagikan

Kaji Keistimewaan Manajemen Pesantren, Kiai Mujib Qulyubi Raih Doktor di Uninus
Kiai Mujib Qulyubi sedang ujian doktor.
Bandung, NU Online
Upaya-upaya menggali khazanah dan studi tentang Pesantren terus berkembang dengan baik di Indonesia. Sejumlah penelitian serius secara konsen mengarahkan bidikan kajiannya pada institusi pendidikan Islam tertua di Nusantara ini.

Salah satunya Studi itu dilakukan oleh KH Mujib Qulyubi, Wakil Rektor Kemahasiswaan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta.

Dalam studinya yang bertajuk Manajemen Pendidikan Karakter di Pesantren, Kiai yang juga Katib Syuriyah PBNU ini menemukan keistimewaan manajerial yang khas dan hanya dimiliki oleh Pesantren. 

"Di balik penampilan yang dikesankan biasa-biasa saja dan bahkan banyak kelangan memandang Pesantren tidak memiliki manajemen yang jelas, ternyata semua itu tidak benar. Saya menemukan bahwa di Pesantren Kevin Jambu Al-Islamy, juga di Pesantren-pesantren lain, Ada manajemen yang secara langsung berkorelasi dengan pembentukan akhlak dan karakter santri," jelas Kiai Mujib.

Di hadapan pengujinya di Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung pada Rabu (6/12), Kiai Mujib berhasil mempertahankan Disertasinya dengan sangat baik. "Insyaallah hasil kajian ini akan dikembangkan dan disempurnakan agar ada manfaatnya bagi dunia pendidikan,” terangnya.

Saat dikonfirmasi mengenai keistimewan Pesantren yang tidak dimiliki lembaga pendidikan lainnya, Mujib mengatakan bahwa kepercayaan kepada keberkahan atau barokah adalah salah satu nilai dan prinsip yang otentik yang dimiliki Pesantren. 

"Pesantren punya banyak nilai yang otentik. Salah satunya percaya pada barokah. Ini yang menyebabkan ilmu santri menjadi bermanfaat," jelasnya mengakhiri. (Red: Fathoni)