::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Konten Positif Harus Terus Diproduksi untuk Kontra Narasi Paham Radikal

Kamis, 07 Desember 2017 19:36 Nasional

Bagikan

Konten Positif Harus Terus Diproduksi untuk Kontra Narasi Paham Radikal
Jakarta, NU Online
Di era informasi tanpa batas sekarang ini penguatan konten-konten positif keislaman harus terus digiatkan oleh seluruh stakeholders. Konten-konten religius penuh kesejukan ini nantinya akan menjadi salah satu bentuk kontra narasi terhadap konten negatif penuh provokasi dan ujaran kebencian yang saat ini marak terjadi di dunia maya.

Hal ini dikatakan Pimred MUI Lampung Online Maskut Candra Negara di sela-sela Silaturahmi Nasional Stakeholders Konten Keislaman di Jakarta, Kamis (7/12).

Maskut menjelaskan, dengan adanya konten kedamaian yang mendominasi dunia maya maka kerukunan dan kedamaian serta persatuan dan kesatuan akan dapat dirasakan. Hal ini sesuai dengan tema besar yang diangkat dalam silaturahmi tersebut yaitu Peningkatan Produktifitas Konten Keislaman untuk Penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah.

Selain di dunia maya, kontra narasi terhadap paham-paham radikal melalui buku-buku keagamaan dan media cetak lainnya juga harus terus dibangkitkan.

"Memperkaya kontra narasi dapat dimulai dari setiap individu dan kelompok masyarakat yang aktif serta pengguna media sosial untuk mengimbangi semakin maraknya konten-konten berbau ekstrem dan radikal yang semakin meresahkan baik di media berbasis cetak atau pun elektronik," katanya.

Terkait dengan hal ini MUI Lampung terus berkomitmen dan sudah melakukan aksi nyata untuk menggaungkan konten positif bernafaskan Islam wasathiyah (moderat) baik melalui media online maupun offline.

"Kita terus berupaya meningkatkan pendidikan Islam yang cinta damai dan rahmatan lil alamin dan terus memproduksi kontra narasi terhadap kelompok-kelompok yang merusak citra Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," lanjut Maskut.

Upaya tersebut juga sudah dilakukan MUI Lampung dengan mengembangkan media www.mui-lampung.or.id serta Buletin Ukhuwah yang diterbitkan dan didistribusikan secara rutin kepada masyarakat melalui masjid di seluruh kabupaten di Provinsi Lampung.

"Kita ingin Indonesia damai tidak ada perpecahan akibat provokasi dan saling menyalahkan yang muncul akibat pemahaman agama yang ekstrem serta radikal. Semoga masyarakat dapat menyaring berita sekaligus bersama-sama memproduksi konten positif untuk kemaslahatan bersama," harapnya.

Pada kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan selama 3 hari mulai 7 sampai dengan 9 Desember 2017 tersebut, MUI Lampung mendelegasikan 2 orang pengurus yaitu Sekretaris MUI Lampung yang juga jurnalis NU Online, Muhammad Faizin; dan Pimred MUI Lampung Online Maskut Candranegara. (Red: Kendi Setiawan)