::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lintang Cahyaningsih, Kader NU yang 'Gusur' Pemred Tempo

Jumat, 08 Desember 2017 17:40 Nasional

Bagikan

Lintang Cahyaningsih, Kader NU yang 'Gusur' Pemred Tempo
Foto: tempo.co
Jakarta, NU Online
Namanya Lintang Cahyaningsih. Dia adalah putri bungsu Wakil Ketua Umum PBNU H Maksum Mahfoedz.

Tidak sekadar putri tokoh NU, Lintang tentu saja juga seorang kader muda NU.

Sebagai kader muda NU, Lintang ternyata dapat pula berkiprah secara luas. Terbukti mahasiswa Ilmu Komunikasi UGM itu terpilih dalam Kompetisi Rebut Kursi Pemred Tempo akhir November lalu.

Mengutip Tempo.co, sebagai pemenang kompetisi, Lintang berhak memimpin redaksi Koran Tempo selama lima hari kerja di Gedung Tempo.

Awalnya Lintang mempresentasikan gagasan yang akan dia terapkan di Koran Tempo. Diantaranya soal desain layout yang lebih berwarna dan variatif di versi digital, dan ide personalisasi jurnalis-jurnalis Tempo.

“Dengan menampilkan identitas dan pengalaman jurnalis di Koran Tempo membuat pembaca dapat mengetahui jalan cerita suatu peliputan berdasarkan sudut pandang jurnalisnya,” kata Lintang.

Ia mengatakan berfokus pada desain dan pengembangan produk.

“Bagaimana (agar) pembaca tempo bisa mendapatkan pengalaman membaca yang maksimal,” Lintang menambahkan.

Tugas Lintang sebagai pemenang kompetisi adalah memimpin rapat perencanaan konten Koran Tempo, memantau perolehan bahan, memimpin rapat checking redaksi, mengikuti rapat editorial dan opini setiap Rabu, serta merencanakan visual halaman.

Selama menjalankan tugasnya, Lintang didampingi langsung oleh Pemimpin Redaksi Koran Tempo Budi Setyarso.

Untuk program tersebut Lintang mendapatkan biaya transportasi dan akomodasi, berhak mengikuti gala dinner dan berdiskusi bersama seluruh jajaran Pemimpin Redaksi Tempo Media Group, serta mendapatkan tiket pesawat pulang pergi dari daerah asal ke Toraja.

Keberhasilan Lintang tidak datang serta merta. Ia memang pernah menjadi Pimpinan Redaksi Balairung, koran kampus mahasiswa UGM. Pernah pula ia menjadi peserta pertukaran pelajar Indonesia-Amerika untuk bidang antaragama.

Kiranya kiprah dan prestasi Lintang dapat menginspirasi kader muda NU lainnya di mana pun berada. (Kendi Setiawan)