::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bersama NU Care, Mahasiswa Tasikmalaya Bantu Warga Terdampak Tanah Bergerak Desa Sukarasa

Senin, 11 Desember 2017 22:01 Daerah

Bagikan

Bersama NU Care, Mahasiswa Tasikmalaya Bantu Warga Terdampak Tanah Bergerak Desa Sukarasa
Jakarta, NU Online
NU Care-LAZISNU bekerjasama dengan Himpunan Mahasiwa Tasikmalaya (Himalaya) Jakarta, menyalurkan bantuan bagi warga terdampak tanah bergerak Desa Sukarasa, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya Sabtu-Ahad, 9-10 Desember 2017.

Barang bantuan berupa sembako dan baju layak diberikan untuk membantu meringankan  warga terdampak. 
Penyerahan bantuan dilakukan oleh  Himalaya Peduli Tasikmalaya, disaksikan anggota DPRD Tasikmalya, tokoh masyarakat Desa Sukarasa, Kepala Desa Sukarasa, Kepala Dinas Sosial Tasikmalaya.

Di Desa Sukarasa, sudah hampir satu bulan sedikitnya 10 kepala keluarga menetap di Kantor Kepala Desa. Semula terdapat 32 KK yang menetap di kantor tersebut, namun karena di antara mereka masih memiliki sanak keluarga, mereka lalu mengungsi di rumah sanak kelurga. 

“Dan mereka (10 KK)  yang di sini tinggal orang-orang yang sudah tidak memiliki sanak keluarga dan rumah yang rusak  parah,” kata Rio Setiawan, salah satu anggota Himalaya.

Rio menegaskan penyaluran bantuan sebagai wujud bakti Himalaya terhadap tanah kelahiran Tasikmalaya. 

“Juga harapannya sedikitnya dapat meringankan beban mereka dan memotivasi anak-anak (dari keluarga terdampak) untuk terus semangat mengejar cita-cita,” lanjut Rio.

“Ini merupakan kepedulian NU Care-LAZISNU terhadap bencana-bencana yang menimpa beberapa wilayah Indonesia, salah satunya bencana tanah bergerak di Tasikmalaya,” ujar Nur Hasan, senior fundraising PP NU LAZISNU di Jakarta, Sabtu (9/12).

Trauma Healing
Selain pemberian bantuan berupa barang, anggota Himalaya juga melakukan trauma healing (penyembuhan trauma) untuk anak-anak. 

“Dengan trauma healing berhasil membuat warga terutama anak-anak merasa terobati atas ketakutan-ketakutan yang mereka alami selama hampir satu bulan ini,” Rio menambahkan.

Basuki Rahmat, anggota DPRD Tasikmalaya mengatakan apresiasinya atas kepedulian yang diberikan oleh para mahasiwa asal Tasik yang ada di Jakarta.

“Walaupun mereka menimba ilmu di Jakarta tapi tidak lupa dengan dari mana asal mereka,” ujar Basuki.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi mahasiswa lainnya, dari mana pun mereka berasal. 

Ilah warga yang mengungsi di kantor Desa Sukarasa sangat berterimakasih kepada para mahasiswa Tasikmalaya di Jakarta.

“Juga merasa terharu atas rasa peduli mereka, karena ada mahasiswa Tasikmalaya di Jakarta yang menunjukkan rasa pedulinya langsung,” kata Ilah. (Nubzah Tsaniyah/Kendi Setiawan)