::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Pesantren Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani Khitan Ratusan Anak Yatim

Rabu, 20 Desember 2017 08:05 Pesantren

Bagikan

Pesantren Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani Khitan Ratusan Anak Yatim
Probolinggo, NU Online
Pondok Pesantren (PP) Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani (SAQA) Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo menggelar khitanan massal secara gratis bagi anak yatim piatu, Senin (18/12).

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun pada bulan Rabiul Awal ini diikuti oleh ratusan anak dari keluarga kurang mampu atau anak yatim piatu. Setelah dikhitan mereka mendapatkan sarung dan obat-obatan antibiotik untuk mencegah infeksi.

Salah satu pengurus Pesantren SAQA Gus H Ahmad Abdul Qodir (Gus Qodir) mengatakan kegiatan khitanan masal ini merupakan agenda rutin tahunan sejak 21 tahun yang lalu dan selalu disambut antusias masyarakat. “Khitanan massal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pesantren terhadap masyarakat kurang mampu terutama terhadap yatim piatu,” katanya.

Menurut Gus Qodir, khitanan massal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat. Khitan adalah untuk mengikuti suri tauladan Nabi Ibrahim yang telah disyariatkan oleh Nabi Muhammad SAW. Untuk ini Gus Qodir mengutip sebuah hadits Nabi yang mengatakan khitan merupakan suatu kesunahan bagi para lelaki dan merupakan suatu kemuliaan bagi para wanita.

“Secara medis khitan ini akan membuang banyak kotoran dan najis yang terdapat pada ujung kemaluan lelaki. Alhasil dengan terbuangnya kotoran dan najis Insya Allah badan akan menjadi sehat dan tidak mudah sakit,” katanya.

Untuk mendukung kegiatan ini pihak panitia telah menyiapkan jajaran panitia yang memadai agar dalam pelaksanaanya bisa berjalan lancar. Di antaranya adalah tim medis dan paramedis sebanyak 90 orang yang berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, RSUD Waluyo Jati Kraksaan serta Puskesmas Kraksaan.

Alhamdulillah kami bisa bersinergi dengan baik, semua berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun. Kami juga sajikan atraksi Marching Band SMK dan SMA Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani (SAQA) untuk menghibur anak yang akan dikhitan hari ini. Paling tidak kami berharap semua ini bisa sedikit meredakan perasaan takut mereka,” kata ketua panitia Supanut. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)