::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Kisah Gus Dur dan Al-Capone

Sabtu, 23 Desember 2017 09:00 Humor

Bagikan

Kisah Gus Dur dan Al-Capone
Suatu ketika Gus Dur rawuh di Solo, ia ditemani tokoh Gusdurian Solo Hussein Syifa bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur'aniy Azzayadi, KH Abdul Karim (Gus Karim), ngobrol sampai pagi.

Hingga akhirnya, perbincangan mereka menyinggung soal Al-Capone. "Gus Karim ini punya binaan orang-orang yang tergabung dalam TPA Al-Capone lho, Gus," kata Hussein Syifa.

Gus Dur tidak bisa menahan ketawanya dan bertanya ke Gus Karim. "Kok jamaah pengajiannya diberi nama Al-Capone, itu kan nama pentolan mafia Amerika Gus?" 

"Pengajian ini terbentuk karena jamaahnya kebanyakan memang dari mantan orang yang senang mabuk, judi dan orang jalanan, Gus," tutur Gus Karim.

"Pengajian ini dulu akan saya namakan Al-Khaaifuun (orang yang takut) tapi para jamaah saya mengusulkan namanya diplesetkan jadi Al-Capone sesuai latar belakang mereka," lanjut Gus Karim.

"Hehehe... Ana-ana wae jenengan, Gus (ada-ada saja Anda, Gus)," jawab Gus Dur.

Setelah mendengar cerita tentang TPA Al-Capone tersebut, semasa hidupnya setiap kali Gus Dur ke Solo menanyakan perkembangannya.

Perhatian ini menunjukkan diantaranya Gus Dur peduli kepada siapapun yang terkadang justru kepada mereka yang dipandang remeh oleh orang lain. (Ajie Najmuddin)