::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bangsa Indonesia Besar Karena Bersatu

Kamis, 28 Desember 2017 11:01 Daerah

Bagikan

Bangsa Indonesia Besar Karena Bersatu
Tangerang, NU Online
Potensi sumber daya alam (SDA) Papua sangat besar. Tuhan menganugerahkan bumi Papua dengan segala kekayaan alamnya. Demikian disampaikan dosen Universitas Islam Syech Yusuf (Unis) Tangerang, Hilman, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemerataan Pembangunan dan Nasionalisme di Papua” yang diselenggarakan Yayasan Abdi Bangsa, di Kedai Nikmat, Jl. Syech Yusuf, Kota Tangerang, Rabu (27/12) Siang.

Di tengah bergelimang kekayaan itu ada kesenjangan ekonomi dan ketimpangan pembangunan di Papua. 

“Pemerintah harus memperkuat nasionalisme, pemerataan kesejahteraan dan pembangunan guna mencegah disintegrasi,” jelas Hilman.

Menurutnya, kesejahteraan rakyat dan pembangunan harus merata sehingga tidak terjadi ketimpangan ekonomi dan sosial. Pembangunan jangan terpusat di Jawa dan Sumatera.

“Jika terjadi ketimpangan dalam kesejahteraaan maka itu bisa menimbulkan disharmoni,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah mutlak harus membuat kebijaksanaan pro kesejahteraan. Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar jika bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Pemerataan pembangunan juga dirasa penting. Menurut Dosen STISNU Nusantara Mahfudz Fauzi, pemerataan pembangunan itu menjadikan seseorang merasa diakui. Sumber daya alam papua itu kaya, tapi secara ekonomi kesejahteraan orang Papua masih tertinggal.

“Pemerintah saat ini mengupayakan pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur. Presiden yang juga memiliki perhatian atas Papua adalah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur),” tambah Fauzi yang juga pengurus ISNU Kab Tangerang.

Para peserta terdiri atas mahasiswa UNIS dan STISNU, GP Ansor Kota Tangerang, PMII STISNU, Muslimat dan Banser. (Suhendra/Abdullah Alawi)