NU: IDUL FITHRI 1439 H MENUNGGU HASIL RUKYAH KAMIS 14 JUNI 2018::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesantren Nurul Jadid Bali Gelar Pekan Olahraga

Jumat, 29 Desember 2017 11:05 Pesantren

Bagikan

Pesantren Nurul Jadid Bali Gelar Pekan Olahraga
Buleleng, NU Online
Pondok Pesantren Nurul Jadid Pemuteran Kabupaten Buleleng menggelar Pekan Olahraga yang didukung oleh Kemenpora RI. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 26 sampai 28 Desember 2017.

Dalam pekan olahraga ini, aneka macam perlombaan digelar mulai dari futsal santri, tenis meja, badminton, dan lari cepat 100 meter serta olahraga tradisional yakni gobak sodor. Selain itu, pekan olahraga ini diawali dengan penampilan atraksi pencak silat dari grup Pagar Nusa Buleleng.

Perlombaan ini diikuti tujuh pondok pesantren, yakni Pesantren Nurul Jadid, Pesantren Mirqotul Falah, Pesantren Bustanul Ulum, Pesantren Nurul Iman, Pesantren Nurul Hasan, Pesantren Nurul Fatah, Masjid Remas Ainul Yaqin dan MI Assyafi'iyah.

Pengasuh Pesantren Nurul Jadid Gus M Sa'doellah Yamin memgatakan, kegiatan ini merupakan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga H Imam Nahrawi kepada pesantren untuk meningkatkan prestasi dan semangat olahraga di pesantren.

"Selain bantuan langsung Kemenpora RI, kegiatan ini, juga didukung PAC Anshor Gerokgak. Saya juga mengajak semua komponen masyarakat untuk terus ikut serta menggelorahkan olahraga. Khususnya dilingkungan Pesantren dan terus bersinergi dengan visi dan misi Kemenpora," ucapnya. Kamis (28/12) malam.

Menurut Gus Sa'doellah, olahraga harus dilestarikan di pesantren agar para santri juga sehat dalam raganya sehingga ketika mengikuti pelajaran umum dan agama. Mereka juga bisa bersemangat.

"Mari kita berdoa semoga di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat. Ini sangat cocok sekali dengan nilai-nilai pesantren," imbuhnya.

Gus Sa'dullah menuturkan bahwa olahraga hal yang sangat penting untuk para santri karena santri di kompleks pesantren juga bisa meningkatkan potensinya di berbagai bidang olahraga yang digemarinya.

"Harapan saya, pesantren tidak hanya mencetak seorang kiai, ustadz, atau guru. Tapi juga atlet olahraga. Yang nantinya, bisa ikut serta mengharumkan nama negeri ini. Sejak dulu santri selalu ikut mewarnai pentas nasional. Insya Allah semoga santri Nurul Jadid bisa berprestasi dalam bidang apapun, supaya bermanfaat pada masyarakat, khususnya di lingkungannya," tutupnya. (Abraham Iboy/Alhafiz K)