::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Habib Luthfi: Muktamar XII Jatman di Pekalongan, Kehendak Rapat Pleno

Senin, 01 Januari 2018 16:02 Nasional

Bagikan

Habib Luthfi: Muktamar XII Jatman di Pekalongan, Kehendak Rapat Pleno
Pekalongan, NU Online
Penempatan kembali muktamar thariqah ke-12 Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) di Pekalongan pada awal tahun 2018 mendatang memunculkan banyak spekulasi dari berbagai pihak dengan ingin tampilnya kembali Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya sebagai Rais Am Jatman.

Pasalnya, pada muktamar ke-9 tahun 2000 dan 10 tahun 2005 silam juga telah digelar di tempat yang sama dan menghasilkan Habib Luthfi bin Yahya sebagai Rais Am. Bahkan forum Muktamar XI yang digelar di Malang juga menetapkan Habib Luthfi sebagai Rais Am.

Meski akhirnya muktamirin sepakat kembali memilih dan menunjuk Habib Luthfi untuk menjadi Rais Am yang ketiga kalinya, akan tetapi tudingan itu ditepis oleh Habib Luthfi.

Habib Luyhfi mengatakan, keinginan penempatan Muktamar XII di Pekalongan sebagai tuan rumah bukan atas kehendak dirinya, akan tetapi merupakan keputusan rapat pleno pengurus Idarah Aliyah dan rekomendasi Idaroh Wustho dan Syu'biyah se Indonesia.

Sebenarnya Lampung dan Kalimantan Timur juga telah menyatakan siap, akan tetapi para pengurus yang sudah sepuh-sepuh itu keberatan jika muktamar diletakkan di luar Jawa. Akhirnya Pekalongan kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Hal ini tak lain adalah semata-mata demi kemudahan pelaksanaan saja, ujar Habib Luthfi.

Baginya, jabatan merupakan amanah dan tidak bisa diminta-minta. Di manapun tempatnya, dirinya menyatakan siap diposisikan. Pasalnya, seseorang yang ingin berjuang bukan harus pada jabatan ketua umum atau Rais Am saja. Artinya, pengabdian dan perjuangan dapat dilakukan seseorang sesuai dengan kemampuannya masing masing dan saya siap mendukung siapapun yang terpilih, ujarnya.

Seabrek jabatan yang diembannya, tak membuat Habib Luthfi yang kini berusia 70 tahun merasa capek dan merasa berat memikul amanah. Saat ini saja Habib Luthfi bin Ali Yahya dipercaya menjabat sebagai Ketua MUI Kota Pekalongan untuk yang kedua kalinya dan pernah sebagai Ketua MUI Jawa Tengah. Di samping ia seorang Mursyid Thariqah Syadzaliyah, juga sebagai Rais Aam dari Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah hasil Muktamar Thariqah ke-9, ke-10 yang digelar di Kota Pekalongan, serta ke-11 digelar di Kota Malang.

Kini Muktamar ke-12 yang akan di gelar kembali di Pekalongan tanggal 14-18 Januari 2018 semakin dekat. Akankah muktamirin kembali mempercayakan Habib Luthfi bin Yahya menakhodai Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) yang mulai go internasional ? kita tunggu jawabannya pada muktamar ke 12 mendatang. (Abdul Muiz/Alhafiz K)