::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

KH Subkhan Makmun Jelaskan Alasan Kenapa Harga Bawang di Brebes Anjlok

Selasa, 02 Januari 2018 03:08 Daerah

Bagikan

KH Subkhan Makmun Jelaskan Alasan Kenapa Harga Bawang di Brebes Anjlok
Brebes, NU Online
Rais Syuriyah PBNU KH Subkhan Makmun menyebutkan kalau harga bawang di Brebes anjlok karena petani tak tunaikan zakat. Sebab untung dan rugi, ada ketentuan Allah dalam dunia perdagangan. Termasuk tidak membayar zakat maka petani akan rugi kedua-duanya. Di samping harganya anjlok di akhirat pun masih ditanyakan kewajiban zakatnya.

Hal tersebut disampaikan Kiai Subkhan saat mengisi taushiyah istighosah jelang tahun baru 2018 di Pendopo Bupati Brebes, Jawa Tengah, Ahab (31/12) malam.

"Kenapa harga bawang anjlok, karena tidak berzakat," kata Kiai Subkhan disambut tepuk tangan hadirin. 

"Yang tepuk tangan beratrti tidak menanam bawang," sambungnya dengan seloroh.

Menurutnya, dengan membayar zakat maka janji Allah akan melipatgandakan rezeki. "Insyaallah tidak akan terjadi anjloknya harga bawang di Brebes bila semua petani membayar zakat," tegasnya. 

Kiai Subkhan yang juga Pengasuh Pesantren Assalafiyah Luwungragi Brebes itu mengajak kepada masyarakat untuk tidak selalu menyalahkan pemerintah. "Gak perlu demo lah ketika harga bawang anjlok, kita tebarkan saja sholawat nanti berkah,"  ajaknya.

Terhadap melorotnya harga bawang merah di Brebes dalam kesempatan tersebut Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menyampaikan akan memberi solusi dengan menginstruksikan seluruh PNS di Brebes untuk membeli bawang merah masing masing 2 kilogram. 

Selain itu, kepada Bulog setempat juga akan memborong bawang langsung kepada petani. Ketua Panitia Istighotsah Jelang Tahun Baru 2018 KH Athoillah Syatori menjelaskan, kegiatan istighotsah ini telah menjadi agenda tahunan yang dipelopori Pemkab Brebes.

"Kita berharap, lewat istighotsah bisa menjadi wahana introspeksi diri sehingga bisa meningkatkan pembangunan di Brebes dan menjadi aman, sejahtera, adil dan makmur," ucapnya.

Istighotsah yang berlangsung jam 21.00 hingga 23.00 WIB diikuti ribuan warga masyarakat. Tampak hadir puluhan ulama pengasuh pondok pesantren, Bupati, Dandim 0713/Brebes, Ketua Pengadilan Agama Brebes, perwakilan Forkopimda, Sekda Brebes dan undangan lainnya. (Wasdiun/Fathoni)