::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bekerja Jangan Pakai Kacamata Kuda

Rabu, 03 Januari 2018 20:03 Daerah

Bagikan

Bekerja Jangan Pakai Kacamata Kuda
Brebes, NU Online
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meminta aparatur Kementerian Agama (Kemenag) dalam bekerja tidak boleh lagi dengan kacamata kuda, dalam artian yang minim kepedulian terhadap sekitar. Untuk itu, aspirasi dari berbagai arah agar kita dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik. Apalagi berada dalam lingkup masyarakat lebih luas yang meliputi warga global hingga generasi digital.

Demikian sambutan Menteri Agama yang disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti saat upacara Hari Amal Bakti Kemenag di Islamic Center Brebes, Rabu (3/1).

Menurutnya, wujud dari itu, kepekaan harus dilatih agar lebih memahami persoalan riil di masyarakat sehingga dapat menentukan prioritas kerja.

“Langkah ini. Kita kenal dengan istilah taqdimul ahamm minal muhim, dahulukan yang terpenting daripada yang penting,” ajak Lukman Hakim.

Semua bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, fokus perhatian aparat jangan sekadar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya terasa optimal.

Di sisi lain, lanjut Menteri, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Dia berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam sistem pelayanan terpadu satu pintu (ptsp) sebagai implementasi e-government.

Upacara HAB Kemenag ke-72 tingkat Kabupaten Brebes diikuti ribuan PNS Kementerian, para siswa dan juga Forkopimda serta tokoh lintas agama.

Usai upacara, Bupati memotong tumpeng yang diberikan kepada Kepala Kantor Kemenag H Imam Hidayat. Pada kesempatan ini juga diberikan santunan secara simbolis kepada tukang becak dan tukang sampah.

Juga diberikan santunan kematian kepada keluarga Kepala MTs N Bangbayang almarhum H Ahsan Aminudin, dana kesetiakawanan pensiun kepada guru Agama Kecamatan Ketanggungan Hayati, Qomarudin, dan guru MTs N Ketanggungan Tobari.

Penghargaan diberikan kepada Juara III Pekan Paralympic Pelajar Nasional VIII 2017 di Surakarta dan Satya lencana karya satya kepada 7 orang PNS Kemenag dari Presiden Jokowi. (Wasdiun/Alhafiz K)