::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Dinamika Pilkada Jawa Timur, Ini Sikap PBNU

Rabu, 03 Januari 2018 18:35 Nasional

Bagikan

Dinamika Pilkada Jawa Timur, Ini Sikap PBNU
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj.
Jakarta, NU Online
Dinamika pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Timur makin menghangat seiring sejumlah calon yang bermunculan. Wilayah basis Nahdlatul Ulama (NU) ini bakal memilih gubernur dan wakil gubernur baru di tahun 2018.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi beberapa calon yang sudah positif maju dalam pesta demokrasi tersebut. Namun, PBNU secara organisasi tidak memihak siapapun. 

“Calon yang maju semuanya kader terbaik NU. Saya percaya kepada para kiai di Jawa Timur. Mereka lebih paham siapa-siapa yang tepat memimpin wilayahnya,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Rabu (3/1) usai menggelar Muhasabah Kebangsaan 2018 di Kantor PBNU Jakarta.

Dia menegaskan, Gus Ipul merupakan cicit pendiri NU, KH Bisri Syansuri. Pun demikian Khofifah Indar Parawansa. “Dia Ketua Umum Muslimat NU, pejuang dan aktivis sejati,” jelasnya kepada sejumlah awak media.

Terkait wacana Yenny Wahid yang juga digadang-gadang ikut meramaikan Pilgub Jatim, kiai asal Kempek, Cirebon ini juga merespon sama. “Apalagi Yenny, dia juga cicit pendiri NU, Mbah Hasyim Asy’ari,” tuturnya.

“Jadi, siapa pun yang nanti terpilih, semuanya NU,” pungkas Kiai Said. (Fathoni)