NU: IDUL FITHRI 1439 H MENUNGGU HASIL RUKYAH KAMIS 14 JUNI 2018::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bantu Warga, Gusdurian Sunter Jaya Sediakan Ambulans Gratis

Rabu, 17 Januari 2018 21:35 Daerah

Bagikan

Bantu Warga, Gusdurian Sunter Jaya Sediakan Ambulans Gratis
Jakarta, NU Online
Semangat untuk  memberikan manfaat kepada orang lain, Gusdurian Sunter Jaya berhasil membeli mobil ambulans yang pemanfaatnya diperuntukkan masyarakat luas.

“Pengalaman yang sudah kami alami kami sulit pada saat membutuhkan ambulans untuk saudara kami anak-anak jalanan, dan warga sekitar Sekertariat Gusdurian Sunter Jaya yang membutuhkan ambulans," kata Sutowo, penggerak dan koordinator program tersebut, Selasa (16/1).

Sutowo mengatakan apabila mereka membutuhkan mobil ambulans mereka harus menyewa.

Untuk menyediakan mobil ambulans, pria yang diakrab disapa Iwenk Fals itu mengatakan, mereka melakukan dengan cara menggelar pagelaran musik amal bersama musisi-musisi jalanan di tempat-tempat keramaian.

“Kami mengumpulkan donasi dengan cara penggalangan dana melalui pagelaran musik amal sejak 2 tahun yang lalu dengan melibatkan temen-teman komunitas jalanan dan rekan-rekan majelis taklim di daerah Sunter,” papar Iwenk.

Selain itu juga terdapat sejumlah penyumbang dari beragam golongan masyarakat baik secara individual maupun komunitas.

Iwenk menambahkan sementara ini mobil ambulans difungsikan untuk sekitar wilayah Jakarta.

“Mudah-mudahan kalau kondisi mobil sehat (baik), kami siap antar luar kota,” kata dia.

Untuk operasional mobil ambulans dilakukan secara gratis, artinya masyarakat dapat memanfaatkan tanpa dibebani biaya.

“Kita juga mengajak para donatur yang mau berpartisipasi menyisihkan rizkinya untuk kebutuhan oprasional sopir dan perawatan. Ini sedang kami konsepkan dengan cara wakaf atau infak oleh tim kami,” pungkas Iwenk. (Kendi Setiawan)