::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bangun Kemandirian, LAZISNU Wonosobo Galang Dana Lewat Kotak Infaq

Rabu, 14 Maret 2018 23:00 Daerah

Bagikan

Bangun Kemandirian, LAZISNU Wonosobo Galang Dana Lewat Kotak Infaq
gerakan koin di wonosobo
Wonosobo, NU Online
LAZISNU menganggap Kemandirian bukanlah hal bawaan yang Tuhan berikan, melainkan perlu dibangun. Dalam poses membangun kemandirian, dibutuhkan kebisiasaan dan latihan secara konsisten. Kemandirian harus menjadi spirit dan polarisasi dalam hidup keseharian. 

Ketika individu, kelompok dan komonitas telah tercipta kemandirian maka akan tercipta satu tatanan hidup yang diniamis. Begitupun dengan Nahdlatul Ulama. Dengan adanya sikap kemandirian maka pola perjalanan NU akan mampu bersinergi dengan baik. 

Hal tersebut di sampaikan oleh Sekretaris LAZISNU Wonosobo, Arif Alwasim dalam kegiatan rutin Selapanan Kader Penggerak NU, di Gedung PCNU Wonosobo. Selasa (13/3).

Dikatakan, dalam membangun kemandirian di NU, pihaknya mengadakan gerakan 'Koin' kotak infak sebagai tindaklanjut program dari LAZISNU pusat.

"Sebenarnya gerakan koin (kotak infaq) ini sudah menjadi program LAZISNU pusat, namun sebelum pusat menetapkan sebagai program nasional, di Wonosobo sendiri sudah menjalankan program gerakan koin ini." Ujar Arif. 

Nantinya, dari hasil pengumpulan koin kotak infaq, langsung di serahkan kepada Pengurus Ranting dan pengurus MWC guna kemaslahatan umat.

Hingga saat ini sudah 150 kotak infaq yang distribuaikan dan pada kegiatan selapanan kemarin sudah 73 kotak infaq yang dibuka dan menghasilkan dana Rp 5.944.600. 

"Gerakan ini menurut rencana akan dilaunching secara resmi tanggal 24 Maret mendatang dengan target 7.500 kotak infaq sudah bisa diditribusikan pada warga nahdliyyin di Kabupaten Wonosobo," papar Arif. (Sholeh Nahru/Muiz)