::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gus Mus Klarifikasi Akun Asli Instagram Miliknya

Selasa, 03 April 2018 18:40 Nasional

Bagikan

Gus Mus Klarifikasi Akun Asli Instagram Miliknya
Jakarta, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) melakukan klarifikasi akun asli instagram (IG) yang dikelolanya secara pribadi, @s.kakung (Ahmad Mustofa Bisri).

Hal ini Gus Mus lakukan seiring munculnya akun instagram @gusmusgusmu (A Mustofa Bisri) agar masyarakat dunia maya (netizen), khususnya pengguna media sosial mengetahui akun instagram Gus Mus yang asli.

Gus Mus melakukan screenshoot akun s.kakung dan gusmusgusmu dengan menyatukan kedua foto hasil sreenshoot tersebut dan diunggah di akun instagramnya, @s.kakung.

“Sebelah kiri: akun asli IG-ku dengan ‘s.kakung’ dan gambar profil muka saja pakai sorban. Tidak JUALAN apa-apa,” ungkap Gus Mus melalui akun instagramnya, Selasa (3/4).

Kemudian, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini juga membandingkan antara akun IG yang mengatasnamakan @gusmusgusmu.

“Sebelah kanan: akun entah siapa, menggunakan ‘gusmusgusmu’ (seperti Twitterku) dan gambar profil fotoku pakai jas, peci hitam (seperti IG ini sendiri, tanpa sepengetahuanku) dan JUALAN apa-apa,” jelas Gus Mus.

Penulis buku Membuka Pintu Langit ini juga memberikan pemaparan yang dapat digunakan oleh netizen untuk membedakan antara akun asli miliknya dengan akun serupa yang sering menggunakan namanya.

“Sebenarnya mudah menandai mana akun asliku dana mana yang KW. Akunku (baik di IG, FB, maupun Twitter) TIDAK pernah JUALAN. Aku bukan pedagang. Akunku tidak pernah ‘bicara’ VULGAR. Aku tidak pernah diajari dan belajar ‘bicara’ vulgar,” terangnya.

“Aku ber-IG-an, ber-FB-an, dan Twitter-an dengan niat SILATURAHMI dan THALABUL ‘ILMI WALMA’RIFAH,” imbuh Gus Mus. (Fathoni)