::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Doa Singkat untuk Dunia dan Akhirat

Jumat, 13 April 2018 21:00 Doa

Bagikan

Doa Singkat untuk Dunia dan Akhirat
Rasulullah SAW pernah mengajarkan doa atas permintaan salah seorang sahabatnya. Rasulullah SAW memilihkan doa dengan lafal singkat yang mengandung kebutuhan orang di dunia dan akhirat.

Berikut ini doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي

Allâhummaghfirlî, warhamnî, wa ‘âfinî, warzuqnî.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah dosaku, berikan rahmat-Mu untukku, afiyatkan aku, dan berikan anugerah-Mu untukku.”

Doa ini selengkapnya dapat dilihat pada riwayat Imam Muslim berikut ini. Doa ini muncul atas permintaan salah seorang Rasulullah SAW yang hendak berdoa.

وفي رواية أخرى لمسلم عن طارق: أنه سمع النبي (صلى الله عليه وسلم) وأتاه رجل فقال: يا رسول الله، كيف أقول حين أسأل ربي؟ قال: قل اللهم اغفر لي، وارحمني، وعافني، وارزقني، فإن هؤلاء تجمع لك دنياك وآخرتك

Artinya, “Di lain riwayat Imam Muslim dari Thariq, bahwa ia pernah mendengar sabda Rasulullah SAW. Suatu hari seseorang menemuinya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang harus kuucapkan seketika berdoa?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Ucapkanlah ‘Allâhummaghfirlî, warhamnî, wa ‘âfinî, warzuqnî.’ Kalimat ini sudah memadai untuk kepentingan dunia dan akhiratmu,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 334).

Doa ini diharapkan menjadi titik awal seseorang untuk beraktivitas sesuai dengan permohonannya dalam doa tersebut, yaitu giat mengejar nafkah, menjaga kesehatan, dan menjauhkan diri dari segala hal yang menyebabkannya jatuh dalam dosa. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)