::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Isra’ Mi’raj Sarana Tingkatkan Kualitas Sholat

Ahad, 15 April 2018 18:00 Daerah

Bagikan

Isra’ Mi’raj Sarana Tingkatkan Kualitas Sholat
Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari
Probolinggo, NU Online
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini sangat penting dan tidak hanya sebagai momentum seremonial semata. Namun lebih kepada bagaimana memahami nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW tersebut untuk menerima perintah sholat dari Allah SWT.

Hal tersebut disampaikan oleh Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari dalam kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (PP) Darut Tauhid Genggong Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Sabtu (14/4) malam.

“Hikmah yang didatangkan dari perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW itu kan perintah sholat. Momentum Isra’ Mi’raj ini mari jadikan sarana kita tingkatkan kualitas sholat. Karena kalau sholatnya sudah baik, Insyaallah semua aspek kehidupan akan baik juga,” ujarnya.

Menurut Tantri, budaya pengajian ini merupakan budaya agama Islam yang harus digalakkan di tengah-tengah perkembangan zaman. Budaya pengajian menjadi salah satu amanah yang wajib dilaksanakan dari generasi sekarang sampai ke generasi seterusnya.

“Para orang tua saat ini mengalami ketakutan tatkala anak menginjak di usia baligh. Dengan kemajuan zaman ini para generasi muda mudah terpengaruh dengan pergaulan. Dari itulah, sibukkan anak-anak muda itu dengan majelis ilmu dan kegiatan keagamaan, sehingga anak-anak muda sebagai calon pemimpin akan tercapai cita-cita yang diinginkan orang tuanya,” jelasnya.

Tantri meminta para orang tua menjadi seorang guru dalam sebuah keluarga sekaligus menjadi contoh bagi anak-anaknya. 

“Jaga dan arahkan anak-anak kita untuk menjadi anak yang bermanfaat,” pintanya.

Selain Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari yang didampingi Nyai Endang Nihayati Syaifuridzal, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Genggong KH Moh Hasan Syaiful Islam serta tokoh-tokoh dari negeri jiran Malaysia dan segenap ulama' serta tokoh masyarakat di sekitar pesantren. (Syamsul Akbar/Muiz)