::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Bekal yang Baik untuk Masa Depan adalah Taqwa

Ahad, 15 April 2018 17:45 Daerah

Bagikan

Bekal yang Baik untuk Masa Depan adalah Taqwa
KH Suhud Muchson
Banyumas, NU Online 
Sebaik-baiknya bekal masa depan manusia bukanlah harta benda dunia, melainkan adalah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena keimanan dan ketaqwaan itulah yang akan menyelamatkan manusia di hadapan Allah SWT. 

Demikian diungkapkan KH Suhud Muchson, Pengasuh Pesantren Al-Ihya Ulummudin saat memberikan tausiyah sebelum berangkat ziarah ke makam KH Muhammad Ilyas, pendiri Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Ahad (15/4) di komplek pesantren Miftahul Huda. 

"Bekal yang baik untuk masa depan seorang manusia adalah taqwa,"  ujar Kiai Muchson

KH Syuhud Muchson menjelaskan, kita harus bangga menjadi orang islam, menjadi orang Indonesia dan bangga menjadi orang NU. 

"NU itu sanadnya sampai walisongo hingga Nabi Muhammad SAW," katanya. 

Organisasi yang  mempelopori adanya majlis taklim, pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia adalah NU, jika sekarang ada yang selain NU itu hanya imitasi atau tiruan saja. 

"Imitasi berarti bukan asli, hanya tiruan dari NU," tegas KH Syuhud Muchson di hadapan ratusan santri yang hadir saat itu. 

Kemunculan organisasi NU tidak lain karena adanya pesantren di Indonesia, dan pesantren ada di Indonesia karena adanya alim ulama atau kiai yang mendirikan dan mengasuhnya, dari hasil ijtihad para alim ulama itulah lah NU ada Indonesia. (Kifayatul Ahyar/Muiz)