::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Cetak Kader Mumpuni, IPNU-IPPNU Jember Gelar Diklatama

Senin, 16 April 2018 12:00 Daerah

Bagikan

Cetak Kader Mumpuni, IPNU-IPPNU Jember Gelar Diklatama
Peserta Diklatama IPNU-IPPNU Jember
Jember, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jember, Jawa Timur  terus berupaya mencetak kader-kader mumpuni guna meningkatkan peran dan partisipasinya  di tengah-tengah masyarakat.  

Hal ini terlihat dari digelarnya Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diklatama) di TPQ Darus Sholah, Dusun Langon, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. 

Pelatihan semi militer yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir Ahad (15/4) tersebut mengusung tema Menciptakan Kader Revolusioner  Dengan  Semangat Shubbanul Wathan.

“Jadi peningkatan kapasitas dan kemampuan kader NU adalah sebuah  keharusan, apalagi tantangan bangsa dan NU ke depan semakin komplek,” tutur Ketua PC IPPNU Jember, Selly Nur Wahyuni kepada NU Online di sela-sela penutupan Diklatama, Ahad sore.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar bangsa ke depan adalah munculnya gerakan-gerakan yang mengarah atau berpotensi menimbulkan  disintegrasi bangsa. Gerakan-gerakan tersebut saat ini sudah merambah dunia kampus, bahkan  kaum pelajar juga menjadi sasaran. Modusnya mereka mengajak bergabung  dengan pendekatan keagamaan. Sedangkan di masyarakat, gerakan-gerakan  serupa juga terjadi dengan modus yang sama. 

“Dari pengamatan kami, setelah warga atau pelajar sudah bergabung dengan kelompok mereka, lambat laun warga tersebut membuat jarak dengan warga kebanyakan. Karena itu, kita harus memberikan pencerahan kepada masyarakat, pelajar dan sebagainya bahwa hal itu tidak benar,” jelasnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh sejumlah santri, pelajar dan mahasiswa yang berdomisili di Kecamatan Ambulu (Aryudi Abdul Razaq/Muiz).