::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rofiq-Umi Pimpin IPNU-IPPNU Pesayangan Tegal

Senin, 16 April 2018 21:00 Daerah

Bagikan

Rofiq-Umi Pimpin IPNU-IPPNU Pesayangan Tegal
Tegal, NU Online
Batas rentang waktu telah bergema dalam mengoptimalkan pimpinan baru yang selama ini didambakan semua  pihak. Aenur Rofiq Ramadhani serta Umi Khanifatudiyanah menjadi nahkoda baru IPNU IPPNU Ranting Pesayangan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal masa khidmat 2018-2020.

Rofiq dan Umi terpilih dalam proses Rapat Anggota yang dihelat, Ahad (15/4) di TPQ Darul hikmah Pesayangan menggantikan Romadhoni dan Suratih yang menjabat masa khidmat 2016-2018.

Dirinya tidak menyangka dapat kepercayaan dari anggota untuk memimpin roda organisasi IPNU dalam 1 periode mendatang. Rofiq bertekad akan berjuang mengimplementasikan Kordinasi Penuh Rohmat (Koprot) di masa kepemimpinannya, sehingga bersatu dan menyatu merupakan visi kedepan yang ia akan digarap .

"Selain mengedepankan koordinasi dan silaturahim, pendekatan persuasif juga akan kami lakukan kepada segenap anggota, pengurus dan masyarakat. Agar nantinya IPNU-IPPNU benar-benar menjadi agen perubahan," kata Rofiq.

Di sisi lain, Umi Khanifatudiyanah (23), Ketua IPPNU terpilih yang menang telak atas  Safira dan Tuti Mabruroh juga menyampaikan pendapatnya.

"Dengan terpilihnya saya, maka kita semua wajib bekerjasama dan mendukung satu sama lain," tutur umi yang memperoleh 10 suara dari 14 suara sah. 

Dia berharap kepada semua pihak yang hadir untuk bisa membantu di masa khidmatnya, karena menurut Umi antara pengurus dan anggota harus sejalan menuju satu tujuan sama. 

Rais Ranting NU Pesayangan Abdullah Sholeh berpesan siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua harus satu komando dengan NU dan mampu menjaga Islam Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah. 
 
"Mari pengurus baru harus bekerjasama, satu komando untuk menjaga NU dan Islam Ahlussunah Wal Jama'ah An-Nahdliyah," pungkasnya. (Hasan/Muiz)