::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan kader NU hadiri Silatda KPNU Temanggung

Senin, 16 April 2018 21:45 Daerah

Bagikan

Ribuan kader NU hadiri Silatda KPNU Temanggung
Temanggung, NU Online 
Bertempat di halaman kampus STAINU Temanggung, ribuan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) hadir dalam Silaturahim Daerah (Silatda) KPNU Temanggung, Ahad (15/4).

Acara yang digelar oleh Majelis Koordinator Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (MK-KPNU) PCNU Temanggung tersebut, sekaligus dalam rangka Dies Natalis ke-4 Radio Santika FM milik PCNU Kabupaten Temanggung.

Hadir di tengah-tengah ribuan kader NU itu, selain ribuan kader, antara lain KH Suroso Abdurrozaq, KH Amin Abdul Hamid, KH Kholison Syafi’i, Ketua STAINU Temanggung KH Moh Baehaqi, KH Yacub Mubarok, dan KHM Furqon.

Ketua PCNU Temanggung, KHM Furqon mengatakan, semua Kader penggerak NU wajib mensyiarkan Islam ramah dan toleran. Salah satu wujudnya adalah mendukung bahkan berperan aktif melawan terorisme dan organisasi yang berpaham radikal.

“Kader penggerak NU Temanggung harus bisa mengisi lini-lini yang bisa menjadi arah kemajuan NU. Yang ekonominya maju memikirkan perekonomian masyarakat, yang dosen memikirkan bagimana caranya mendistribusikan kader-kader dari kalangan mahasiswa yang pintar itu untuk mengisi media-media dan menanggulangi adanya teror dari kaum-kaum radikal,” tegasnya.

Dikatakan, wajah Islam di media massa saat ini cenderung tidak ramah dan tidak toleran. 

"Maka dari itu, Silatda ini menjadi bagian untuk menyatukan persepsi bahwa NU harus menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan Islam toleran dan ramah," ungkapnya.

Ketua MK-KPNU PCNU Temanggung M Anyudi mengemukakan, banyak keputusan penting diambil dalam Silatda, salah satunya pemberdayaan ekonomi yang digerakkan melalui berbagai terobosan, termasuk koin NU.

"Silatda KPNU jangan berhenti sampai di sini, ke depan harus terus digelar, karena lulusan kader PKNU akan semakin bertambah," tuturnya. (Red: Muiz)