::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Innalillahi, Nyai Siti Nur Rohmah Wonosobo Wafat

Selasa, 17 April 2018 04:00 Daerah

Bagikan

Innalillahi, Nyai Siti Nur Rohmah Wonosobo Wafat
Wonosobo, NU Online
Nyai Siti Nur Rohmah Sosok Pekerja Keras Wonosobo, seorang Ulama Perempuan NU Jawa Tengah wafat pada pukul 23.00 WIB, Ahad (15/4) malam hari di kediamannya Pondok Pesantren Nurul Qur'an, Kaliwioro, Wonosobo. 

Bu Nyai Siti Nur Rohmah seorang ulama perempuan yang berasla dari Kaliwungu. Ia dinikahi oleh Kiai Hisyam Sa'roni (Alm) salah satu santri Kyai Muntaha (Alm) Kalibeber, Wonosobo.  Kyai Hisyam ditempatkan oleh kyai muntaha untuk mengembangkan agama Islam di Kecamatan Kaliwioro, Wonosobo. 

Nyai Siti Nur Rohmah Hisyam merupakan ulama perempuan Wonosobo yang perlu ditiru suri tauladannya. Nyai Siti ditinggalkan Kiai Hisyam Sa'roni waktu tahun 2004 dan pada masa itu Kiai Hisyam meninggalakan istri dan sebelas orang putra-putri yang kebanyakan masih kecil.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat Wonosobo Hj Rukoyah yang pernah menuntut ilmu kepada Nyai Hisyam menuturkan, Bu Nyai Hisyam merupakan seorang perempuan pekerja keras. 

"Ibu itu pekerja keras. Waktu ditinggali Yai Hisyam putra putri beliau masih kecil, ada yang kelas 2, 3, dan 4 SD. Putra yang paling besarnya masih kuliah. Tapi beliau semangat terus menjadi seorang kepala keluarga. Dan semua putra-putri nya dibiayai oleh beliau sendiri dan disekolahkan semua." Ujarnya.

Hj Rukoyah mengatakan, kalau saya melihat Ibu Nyai Hisyam adalah orang yang tidak kenal lelah mendidik putra putrinya dan santri santrinya sendirian. 

Menurut Hj Ruqoyah, almarhumah adalah sosok yang ulet dalam mendidik 11 anaknya dan sekaligus mengasuh santri tidak mengenal waktu, semua waktunya dicurahkan untuk membesarkan putra putrinya, dan santri.

Almarhumah dimakamkan pada hari senin, (16/4) pukul 19.00 WIB di Kaliwiro, Wonosobo. (Sholeh Nahru/Muiz)