::: ::: 

::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ini Pesan Kiai Syaikuddin Buat Para Istri Bila Ingin Masuk Surga

Selasa, 17 April 2018 14:00 Daerah

Bagikan

Ini Pesan Kiai Syaikuddin Buat Para Istri Bila Ingin Masuk Surga
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan Kiai Saikuddin
Nunukan, NU Online
Hati-hati menjadi wanita khususnya istri, kalau tidak ikhlas dan menurut pada suaminya, besok di hari kelak akan menjadi penghuni neraka. Sebab, saat Nabi Muhammad SAW ber Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad di tunjukkan oleh Jibril besuk penghuni neraka mayoritas dihuni kaum wanita.

Hal ini disampaikan oleh KH Syaikuddin Rohman dari Blitar Jawa Timur  saat memberikan tausiyah dan Hikmah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, di Masjid Mujahidin, Kota Nunukan,  Sabtu (14/4) lalu.

Hadir pada kesempatan acara yang bertajuk Kita Pererat Persatuan dan Kesatuan Menuju Masyarakat Madani Kabupaten Nunukan itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan suaminya H Andi Muhammad Akbar, anggota Forkompimda Nunukan dan umat Islam se Kabupaten Nunukan.

Menurut Kiai Syaikuddin, mengapa yang masuk neraka kebanyakan kaum wanita. Padahal, istri atau wanita peran sertanya di dalam keluarga sangat luar biasa dan penjadi soko guru dan tiang negara. Namun mengapa mereka banyak yang menjadi penghuni neraka.

“Padahal ibu-ibu sangat bersusah payah membantu suami untuk mengatur rumah. Kok mereka banyak yang masuk neraka. Menurut Jibril mereka masuk mereka neraka karena tidak iklas membantu suami. Bahkan mereka banyak yang tidak taat pada suami," jelas Saikuddin yang juga mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Blitar ini.

Untuk itu, lanjut alumnus Pesantren Lirboyo ini, para wanita harus berusaha patuh dan iklas pada suami. Sehingga akan tercipta keluarga yang barokah sakinah, mawaddah, dan rohmah.

“Ibu-ibu siap ya..mematuhi suami, supaya tidak menjadi penghuni neraka. Selama suami memerintahkan dalam hal kebaikan ikuti. Tapi kalau ke jalan kurang baik diamkan," tandas Kiai Syaikuddin yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Kabupaten Blitar ini.

Sementara itu Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengajak semua umat Islam khususnya warga Nunukan untuk bersama-sama melakukan evaluasi diri, bagaimana kualitas shalat kita selama ini. 

Ia berkeyakinan bahwa sesungguhnya ada hubungan yang erat sejauh mana kualitas ibadah hambanya dengan Allah SWT.

”Melalui kesempatan yang baik ini saya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat dengan sebaik-baiknya. Kualitas shalat perlu kita tingkatkan sehingga setiap muslim dan muslimat merasakan shalat itu sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebagai kewajiban yang harus di tunaikan," tandas bupati. (Imam Kusnin Ahmad/Muiz)