::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pelajar NU Harus Perkokoh Aswaja dan NKRI

Senin, 07 Mei 2018 07:00 Daerah

Bagikan

Pelajar NU Harus Perkokoh Aswaja dan NKRI
Pelantikan dan Seminar Pelajar IPNU-IPPNU Sukoharjo
Pringsewu, NU Online
Suasana khidmah sangat terasa ketika Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Lampung Burhan Nur Arifin memekikkan yel khas NU saat memberi sambutan pada pelantikan Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukoharjo di Aula MTs Al-Ma'arif Siliwangi Sukoharjo, Ahad (6/5).

“Siapa kita?,” pekiknya. “NU!,” jawab yang hadir. “NKRI?,” lanjutnya. “Harga Mati!,” jawab yang hadir. “Pancasila?,” tegasnya. “Jaya!,” jawab yang hadir.

Dengan semangat yel inilah Burhan mengajak kepada seluruh pengurus PAC IPNU-IPPNU Sukoharjo untuk terus bersemangat dalam menjalankan roda organisasi melalui berbagai kegiatan yang sudah diprogramkan.

Ia mengingatkan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar NU harus mampu terus merawat dan memperkokoh Jam’iyyah Nahdlatul Ulama serta amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus menjaga kesatuan NKRI dan ideologi Pancasila.

Sementara itu Malik Fajar, Ketua PAC IPNU Kecamatan Sukoharjo menyatakan kesiapan seluruh pengurus IPNU-IPPNU Kecamatan Sukoharjo untuk berkiprah dalam organisasi dan senantiasa mengasah kemampuan diri sebagai modal untuk terjun di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai awal kiprah kepengurusan, pihaknya menggelar seminar yang mengangkat tema Pelajar dan Santri membangun NKRI dengan harapan para pengurus IPNU-IPPNU akan bertambah cintanya kepada tanah air.

Malik juga mengingatkan kepada pengurus IPNU-IPPNU dan seluruh pelajar NU untuk senantiasa mengedepankan akhlakul karimah serta terus meminta bimbingan serta arahan dari yang lebih tua dalam setiap program kegiatan yang akan dilaksanakan. Ini merupakan ciri khas dari para santri dan pelajar NU.

"Bahwa pelajar IPNU dan IPPNU selaku anak bungsu harus menghormati NU,” tegasnya.

Rasa khidmah juga sangat terasa dalam kegiatan pelantikan tersebut saat Lagu Indonesia Raya, Mars Subanul Wathan dan Mars IPNU-IPPNU serta shalawat Nabi dikumandangkan bersama. Sementara rangkaian kegiatan pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan tahun 2018 dilanjutkan dengan pengucapan naskah bai'at IPNU-IPPNU.

Hadir pada pelantikan tersebut segenap pengurus MWC NU, PAC Muslimat NU Kecamatan Sukoharjo dan Pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pringsewu. (Aan Uly Rosyadi/Muhammad Faizin)