::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri dan Nahdliyin Ikuti Seminar Internet IMNU Yogyakarta

Jumat, 11 Mei 2018 20:45 Daerah

Bagikan

Santri dan Nahdliyin Ikuti Seminar Internet IMNU Yogyakarta
Yogyakarta, NU Online                   
Pengurus Internet Marketers Nahdlatul Ulama atau yang disingkat IMNU Kota Yogyakarta menggelar seminar dengan mengangkat tema peran serta warga NU dalam internet marketing untuk kemandirian bangsa. Acara dilaksanakan di sekertariat IMNU yang berada di Dongkelan, Kamis (10/5).

Kegiatan dihadiri beberapa perwakilan badan otonom dan lembaga di bawah naungan NU, perwakilan pesantren, serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kota Yogyakarta. Juga tampak bergabung beberapa mahasiswa Universitas Gajah Mada, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dan sejumlah kampus lain.

Ketua II IMNU Kota Jogjakarta, Muhaimin mengemukakan tujuan seminar untuk memberikan dasar pemahaman dan orientasi awal kepada santri dan para nahdliyin. “Juga mendapatkan materi mengenai cara berdakwah dan menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui internet,” katanya.

“Tujuan lain kegiatan ini meredam dan membendung paham ekstremisme, radikalisme serta banyaknya berita berita hoaks yang bersileweran di jagad dunia maya,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Said Muhammad. Dewan Penasihat IMNU Kota Yogyakarta ini mengatakan bahwa visi jangka panjang perkumpulan ini untuk mengentaskan kemiskinan melalui program amal dan ilmu Internet marketers. “Semoga warga makin berdaya melawan ketidaktahuan dan gagap teknologi, memutus mata rantai hoaks dan kemiskinan,” jelasnya.

Kepada anggota IMNU Yogyakarta, dirinya berpesan bahwa kalau sekiranya saat ini ada anggota yang belum lapang untuk berbagi harta. “Maka sudah lebih dari cukup jika ilmu yang ada pun selalu dibagikan,” katanya. Dan insya Allah IMNU hadir untuk berbagi keduanya, lanjut alumnus Pesantren Krapyak tersebut.

Acara diisi dengan empat sesi dan pemberian materi. Di akhir acara ditutup penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta yang hadir. (Sulaeman/Ibnu Nawawi)