::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Minta Aparat Keamanan lebih Jeli Hadapi Terorisme

Senin, 14 Mei 2018 12:59 Nasional

Bagikan

PBNU Minta Aparat Keamanan lebih Jeli Hadapi Terorisme
KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj angkat bicara menanggapi aksi teror di sejumlah tempat di Indonesia, khususnya ledakan di Polrestabes Surabaya pagi tadi Senin, (14/5). Melalui sebuah video pendek berdurasi satu menit, Kiai Said yang sedang berada di Tiongkok meminta agara aparat keamanan meningkatkan kejeliannya dalam mengantisipasi aksi terorisme.

“Semoga ke depan, aparat keamanan lebih meningkatkan lagi kualitasnya, kewaspadaannya dan kejeliannya,” ujar KH Said di Tiongkok, Senin (14/5). Hanya dengan meningkatkan kewaspadaan dan kejelian, aparat keamanan dapat mewujudkan keamanan bagi masyarakat Indonesia terutama di tengah maraknya aksi teror seperti yang terjadi sepanjang pekan lalu hingga hari ini.

Imbauan Kiai Said terhadap aparat keamanan ini memiliki alasan kuat, mengingat sejak Selasa pekan lalu hingga Senin pagi ini terdapat setidaknya tujuh kejadian teror di tanah air. Rentetan aksi teror pekan lalu dimulai dari sengketa penyanderaan di Mako Brimob yang menewaskan lima anggota Polri pada Selasa (8/5). Kejadian ini dilanjutkan dengan penusukan seorang anggota Brimob pada Kamis (10/5), lalu sejumlah pemboman di tiga gereja dan sebuah rumah susun Ahad, (13/5), dan yang terakhir Polresta Surabaya pada Senin (14/5).

Nahasnya, rangkaian kejadian itu terjadi jelang bulan suci Ramadhan 1439 H, bulan suci bagi umat islam yang akan tiba beberapa hari lagi. Oleh karenanya Kiai Said juga meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Saya mengimbau agar tenang, tidak panik dan tetap waspada. Memasuki bulan Ramadhan mari kita melaksanakan ibadah bulan Ramadhan dengan khusuk menambahkan iman dan taqarub (mendekatkan diri) dan takwa kepada Allah SWT,” ujarnya. (Ahmad Rozali/Muhammad Faizin)