::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Umumkan Awal Ramadhan, NU Tunggu Rukyat dan Sidang Itsbat

Senin, 14 Mei 2018 14:15 Nasional

Bagikan

Umumkan Awal Ramadhan, NU Tunggu Rukyat dan Sidang Itsbat
Ilustrasi: Para Santriwati Latihan Praktik Observasi Langit (NU Online)
Jakarta, NU Online
Ramadhan tidak lama lagi akan tiba. Menurut perhitungan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), tanggal 1 Ramadhan 1439 H akan jatuh bertepatan dengan tanggal 17 Mei 2018.

Meskipun begitu, Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH Ghazalie Masroeri menegaskan pihaknya akan menunggu hasil rukyat hilal dan sidang itsbat esok, Selasa (15/5). Bagi NU, data hisab hanya bersifat prediktif dan menunjang aktivitas pengamatan hilal.

"NU menunggu hasil rukyat dan sidang itsbat," ujarnya, Senin (14/5).

Ia mengungkapkan bahwa NU melaksanakan rukyat hilal karena dasar hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Abu Dawud dengan status hasan dan shahih.

"Jika tidak terlihat, maka 30 hari Sya'ban," katanya menerjemahkan penggalan hadits tersebut.

Meskipun secara hisab, hilal tidak akan terlihat, Kiai Ghazalie menyatakan NU akan tetap melakukan rukyat. Hal ini, menurutnya, bukan perkara percuma. "Memperhatikan peristiwa alam (adalah) ibadah. Bukan percuma," tegasnya.

Menurutnya, dalam lembaga pendidikan di NU tidak ada pelajaran hisab. Yang ada, lanjutnya, pelajaran falak. "Nilainya lebih tinggi. Kalau falak itu astronomi," tuturnya. (Syakir NF/Mahbib)