::: NU: Kepastian awal Ramadhan akan diikhbarkan pada 15 Mei 2018 petang hari ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Innalillahi, Istri dan Putra Gus Hayid Wafat

Rabu, 16 Mei 2018 10:07 Nasional

Bagikan

Innalillahi, Istri dan Putra Gus Hayid Wafat
KH Muhammad Nur Hayid beserta keluarga
Lumajang, NU Online
Kabar duka datang dari keluarga KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid), Dai muda yang juga salah satu pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PBNU. Pada Selasa (15/5) malam istri tercintanya, Hj Nia Fitriyati dipanggil Allah SWT saat melahirkan anak keempat yang juga merupakan putra (anak laki-laki) pertama pasangan ini.

"Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Kami atas nama keluarga memohon bantuan doa bacaan surat Al Fatihah untuk istri tercinta dan Ibu dari anak-anak kami almarhumah Hj Nia Fitriyati dan putra tercinta yang baru lahir Muhammad Asyiqal Musthofa yang telah kembali Kepada Allah SWT. Semoga arwah beliau berdua diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala salah khilafnya, dan senantiasa dilimpahi rahmat, inayah, kasih sayang dan ridha Nya serta dianugerahi syafaat Rasulullah Muhammad SAW. Amiin. Alfatehah," tulis Gus Hayid sebagaimana diterima NU Online, Rabu (16/5) dini hari.

Berdasarkan informasi dari Muhammad Fadholi,  adik kandung Gus Hayid, almarhumah meninggal dunia Selasa (15/5) sekitar pukul 22.00 WIB di Lumajang, Jawa Timur, tempat tinggal orang tua Gus Hayid.

"Gus Hayid memang bernadzar jika anaknya laki-laki ia menginginkan dilahirkan di Lumajang di kediaman orang tuanya," kata Fadholi.

Namun, Allah berkehendak lain. Setelah bayi lahir dan meninggal dunia, Hj Nia Fitriyati juga ikut dipanggil oleh Allah SWT. Kedua jenazah akan dimakamkan Pacitan, tanah kelahiran Hj Nia Fitriyati.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari seluruh teman dan kerabat kepada pria ramah yang juga Sekretaris Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Pusat ini. Salah satunya dari H Abdul Karim, Ketua HIPSI Lampung.

"Insyaallah beliau syahidah (meninggal secara syahid), dan putranya yang bayi masih suci ini semoga keduanya min ahli jannah (termasuk penduduk surga)," ujarnya. (Red: Muhammad Faizin)