::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Ansor Majalengka Lawan Teror dengan Apel Siaga Banser

Kamis, 17 Mei 2018 05:30 Daerah

Bagikan

Ansor Majalengka Lawan Teror dengan Apel Siaga Banser
Majalengka, NU Online
Merebaknya aksi teror dan gerakan radikal mendapat tanggapan serius dari jajaran Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dengan mengadakan Apel Siaga Banser, Selasa (15/5). Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Bukhorie Desa Garawangi.

Komandan Satuan Koordinator Cabang (Dansatkorcab) Banser Kabupaten Majalengka, Wahyudin mengatakan apel ini dilakukan sebagai jawaban dari tindak terorisme dan radikalisme yang dilakukan orang-orang tidak bertanggungjawab di Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Kami sebagai elemen bangsa yang akan terus ikut menjaga keamanan dan keutuhan NKRI ini,” katanya. Dan dirinya bersama seluruh anggota siap melakukan perlawanan terhadap radikalisme dan terorisme. 

Ia bahkan menginstruksikan seluruh anggota Banser untuk terus waspada dan melakukan siaga satu demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Dan yang terpenting menurutnya Banser harus satu komando menunggu instruksi dari pimpinan, sehingga solid dan tidak mudah diadu domba. 

"Saya instruksikan seluruh Banser terus waspada dan ekstra hati-hati menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat
terlebih di bulan Ramadhan,” tegasnya. Yang diharapkan adalah tetap satu komando untuk siap bergerak 24 jam sesuai instruksi dari pimpinan, lanjut pria asal Cikijing ini.

Di tempat yang sama, Ketua PC GP Ansor Majalengka Ahmad Cece Ashfiyadi memberikan arahan kepada seluruh keluarga besar Ansor dan Banser untuk terus melakukan hal positif di tengah masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan jalan
ikut menjaga kenyamanan dan kondusifitas kehidupan masyarakat. 

"Adanya teror bom di berbagai tempat sudah barang tentu sangat mengganggu dan menakutkan bagi masyarakat. Di sinilah kita Ansor dan Banser harus bisa meyakinkan masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Kiai muda ini juga menyatakan sangat mengutuk keras dan merasa prihatin semakin nampak adanya terorisme dan radikalisme. "Kita benar-benar mengutuk keras peristiwa teror bom yang telah terjadi dan ikut prihatin
serta mengucapkan bela sungkawa", katanya dengan nada geram.

Ia juga memerintahkan seluruh Ansor dan Banser untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan khususnya kepolisian dalam ikut menjaga kenyamanan dan ketertiban beribadah di bulan Ramadhan.

"Mari kita semua bersinergis dengan aparat kepolisian dan percayakan semua penegakkan hukum kepada mereka dengan harapan masyarakat akan tenang melakukan ibadah di bulan Ramadhan,” pungkas alumni PMII Situbondo
ini.

Pada apel siaga tersebut, Ketua Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP. LDNU) KH. Maman Imanulhaq diadaulat menyampaikan orasi kebangsaan dengan paparannya tentang pentingnya melawan radikalisme dan terorisme demi keutuhan NKRI. Kiai muda ini menyampaikan bahwa selama NU masih ada di bumi pertiwi maka bentuk
apapun radikalisme dan terorisme pasti akan mendapatkan perlawanan yang sangat kuat. 

"Bangsa ini sudah melalui berbagai fase dan di setiap fasenya peran NU sangat jelas. Makanya NU akan bersikap keras terhadap tindak radikalisme dan terorisme yang hadir akhir-akhir ini demi keutuhan NKRI," ungkapnya. Ia pun mengajak Ansor dan Banser untuk siap berada di garda terdepan memerangi radikalisme dan terorisme. "Ansor dan Banser
harus siap paling depan memerangi musuh negara dan agama yang merongrong NKRI,” katanya.

Tampak hadir Ketua PP LDNU KH. Maman Imanulhaq, Ketua PC GP Ansor, Ahmad Cece Ashfiyadi beserta jajarannya. Juga Dansatkorcab Banser, Wahyudin beserta pengurus dan ratusan kader Ansor dan Banser se Kabupaten Majalengka. (Red: Ibnu Nawawi)