::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Pengasuh Dar Al Qur'an Cirebon KH Abdul Jamil Nawawi Wafat

Selasa, 22 Mei 2018 21:50 Daerah

Bagikan

Pengasuh Dar Al Qur'an Cirebon KH Abdul Jamil Nawawi Wafat
KH Abdul Jamil Nawawi
Cirebon, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sesepuh Cirebon sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Dar Al Qur'an, Tegalgubug Lor, Arjawinangun KH Abdul Jamil Nawawi telah wafat pada Selasa (7/8) pagi pukul 02.00 WIB di RSU Mitra Plumbon. Kabar tersebut langsung beredar luas di media sosial.

Publik Cirebon kehilangan kiai sepuh yang cinta Al-Qur'an itu. Kiai penghafal Al-Qur'an itu wafat di usianya yang ke-94. Almarhum meninggalkan tujuh dari sembilan anak yang semuanya penghafal dan pengasuh lembaga pendidikan Al-Qur'an.

Rifqil Asyik, salah seorang cucu almarhum, mengatakan almarhum merupakan sosok yang tekun menjaga Al-Qur'an. Bahkan sebelum wafat, almarhum meminta keliling ke sejumlah pesantren di Jawa, bersilaturahim dengan kiai-kiai ahli Al-Qur'an.

"Tiga bulan yang lalu Bapak keliling ke Jawa Tengah empat hari. Terus sebulan yang lalu ke Jawa Timur lima hari. Pulang dari keliling Jawa, Bapak kelelahan. Karena almarhum sudah sepuh," tutur Rifqil.

Rifqil juga mengungkapkan, almarhum yang memiliki hobi pencak silat dan genjring tersebut masih tetap mengasuh santri mengaji setiap bakda subuh dan dzuhur. "Saking cintanya terhadap Al-Quran, almarhum menjelang wafat masih berkililing ke jamiyah tadarus se-Wilayah III Cirebon," ungkapnya.

Untuk diketahui, Kiai Jamil belajar kepada sejumlah kiai masyhur seperti Kiai Sanusi Babakan, Kiai Ma'mun Banten, Kiai Mahfudz Lebaksiu, Kiai Mu'min Plered, Mbah Munawir Krapyak. Sebagai ahli Al-Qur'an, almarhum juga memiliki karya kitab Miftahullisan; sebuah kitab Tajwid berbahasa Jawa. (Ayub Al Ansori/Kendi Setiawan)