NU: IDUL FITHRI 1439 H MENUNGGU HASIL RUKYAH KAMIS 14 JUNI 2018::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

MUTIARA RAMADHAN

Memberi Utang Allah Ta’ala

Jumat, 25 Mei 2018 19:00 Quote Islami

Bagikan

Memberi Utang Allah Ta’ala
Allah subhânahu wa ta’âla berfirman:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya: “Siapakah yang mau memberikan pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah akan melipatgandakan pembayaran baginya dengan penggandaan yang banyak. Allah menyempitkan dan melapangkan rezeki. Dan hanya kepada-Nya kalian akan dikembalikan.” (QS al-Baqarah: 245)

Tiga golongan manusia setelah mendengar atau membaca ayat ini:

Pertama, golongan yang rendah dan buruk. Mereka yang mengatakan Allah fakir. Allah membutuhkan kita dan kita adalah orang-orang kaya. Mereka adalah orang-orang bodoh.

Kedua, gologan yang ketika mendengar atau membaca ayat ini mereka lebih memilih sikap bakhil dan pelit. Mereka lebih mengedepankan harta, tak mau menginfakkannya di jalan Allah, tak mau menolong sesama. Mereka malas untuk melakukan ketaatan, lebih condong kepada kehidupan dunia.

Ketiga, golongan yang ketika mendengar atau membaca ayat ini bersegera untuk melaksanakannya. Segera ia sedekahkan apa yang mereka punya demi menggapai balasan dan ridlo Tuhannya.

Demikian Ibnul Arabi, sebagaimana dikutip Al-Qurtubi dalam tafsirnya. (Yazid Muttaqin)