::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

LAZISNU Jatim Diharapkan Terus Kurangi Kesenjangan di Masyarakat

Rabu, 06 Juni 2018 07:30 Daerah

Bagikan

LAZISNU Jatim Diharapkan Terus Kurangi Kesenjangan di Masyarakat
Malang, NU Online
Pengawas Syariah PW LAZISNU Jawa Timur, Ustadz Abdul Adzim berharap hadirnya NU Care-LAZISNU di tengah- tengah berbagai komunitas di Malang Raya dapat mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat.

“LAZISNU bisa bekerjasama dengan siapa saja dengan niat untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Kalau umat sejahtera, kesenjangan bisa dikurangi, maka kerawanan sosial akan bisa ditekan,” papar Ustadz Abdul Adzim pada kegiatan santunan NU Care-LAZISNU Jawa Timur dan lintas komunitas Kota Malang, Selasa (5/6) di Cyber Mall, Malang.

Keberadaan LAZISNU, sambungnya, juga sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya dalam arus baru kemandirian dan kebangkitan dunia filantropii Nahdlatul Ulama (NU).

Noor Shodiq Askandar, ketua LAZISNU Jatim mengamini apa yang disampaikan Ustad Adzim. Ia mengatakan LAZISNU akan terus menghadirkan kemanfaatan dan kemandirian umat.

Wakil Rektor 2 Universitas Islam Malang (Unisma) ini menyebut terdapat empat program utama NU Care-LAZISNu. Keempatnya adalah bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial dan kebencanaan. “Akan terus dikawal sebagai pilar perjuangan utama menuju masyarakat yang berkeadilan,” tegasnya.

Sebanyak 50 anak yatim dan 12 dhuafa menerima manfaat pada kegiatan tersebut. Santunan berupa bingkisan, baju, dan uang saku.

Adapun komunitas yang tergabung dalam kegiatan ini di antaranya adalah Masyarakat Peduli Demokrasi, Apkrindo, Jade Indopratama, Komunitas Musik Malang, Aktivis Seni Malang, Banser. (Red: Kendi Setiawan)