::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Banser Harus Jadi Pengawal Perjuangan Nahdlatul Ulama

Kamis, 14 Juni 2018 10:30 Daerah

Bagikan

Banser Harus Jadi Pengawal Perjuangan Nahdlatul Ulama
Banser Bondowoso saat bukber
Bondowoso, NU Online
Dewan penasehat Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bondowoso H Ahmad Dhafir mengatakan, Banser betul-betul harus menjadi pengawal perjuangan Nahdlatul Ulama, bukan pada persoalan-persoalan politik.

Hal tersebut diungkapkan di acara buka bersama dan menyongsong kemenangan kembali ke fitrah bersama 250 pasukan Banser Bondowoso, Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso dan Pengurus Lembaga Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor serta ketua-ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Se-Kabupaten Bondowoso di Markas Besar PC GP Ansor Bondowoso Jawa Timur, Rabu (13/6) sore.

"Alhamdulillah saya sebenarnya rutin membelikan seragamnya Banser ini, mungkin tidak bisa dihitung, bahkan lebih dari itu bukan hanya seragam tetapi juga Drum Band," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya ingin bagaimana Drum Band Banser Nahdlatul Ulama ini menjadi syi'ar. 

"Kenapa saya belikan alat Drum Band untuk banser? Mohon maaf, saya ketua partai, saya bukan tidak punya satgas, saya bukan tidak bisa belikan seragam satgas, tapi kenapa Ansor dan Banser yang saya perhatikan. Saya ingin Banser ini betul-betul menjadi pengawal perjuangan Nahdlatul Ulama, bukan pada persoalan-persoalan politik," katanya. 

Lanjut Dhafir, juga berharap dengan Drum Band Barisan Ansor Sebaguna (Banser) yang sudah berjalan, Alhamdulillah sudah mendapatkan respon positif dari masyarakat.

"Saya ingin bagaimana Banser ini meramaikan kegiatan-kegiatan syi'ar pengajian Nahdlatul Ulama, apakah di tingkat MWCNU, apalagi di tingkat Cabang termasuk imtihan-imtihan, karena itu perlu bagaimana menjadi syi'ar," pintanya.

Ketua GP Ansor Bondowoso Muzammil mengatakan, kegiatan pada sore ini adalah mungkin bagi masa hikmat kami  adalah terakhir kalinya yang dilaksanakan di bulan Ramadhan.

"Karena masa hikmad Gerakan Pemuda Ansor berakhir di bulan kemaren dan di perpanjang sampai bulan November 2018 dan kami akan menyelesaikan amanah rakercab  yang belum terselesaikan," katanya. (Ade Nurwahyudi/Muiz)