::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pramuka SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang Jaga Posko Mudik

Kamis, 14 Juni 2018 14:30 Daerah

Bagikan

Pramuka SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang Jaga Posko Mudik
Banyumas, NU Online
Abib Basukerti dan Ishakul Bashar, dua Pramuka asal SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang Banyumas, Jawa Tengah, turut serta dalam menjaga posko kesehatan mudik. Keduanya mendapat jadwal piket posko kesehatan yang tergabung dalam Satuan Karya (Saka) Bakti Husada Ajibarang yang dipusatkan di Posko Simpang Tiga Ajibarang.

Abib dan Ishak panggilan akrab mereka, dua di antara puluhan Pramuka Ma’arif yang diterjunkan mewakili sekolah untuk berpartisipasi dalam arus mudik. Dalam sehari terdapat tiga pergantian petugas yakni pagi, siang dan malam. Mereka bertugas selama delapan jam sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 

Abib menjelaskan bahwa dia tertarik dan tertantang untuk ikut bertugas menjaga posko kesehatan. Selain dirinya berlatarbelakang pendidikan kejuruan kesehatan, juga aktif di Saka Bakti Husada.

“Menjadi petugas jaga posko mudik itu penuh tantangan dan butuh kesiapan khusus. Termasuk ikut melayani para pemudik yang beristirahat atau butuh bantuan karena sakit,” katanya, Rabu (13/6).

Ishak menyampaikan keikutsertaannya dalam jaga posko mudik karena kemauan dan kesadaran sendiri. Meski jauh dari orang tua dan teman sebayanya dirumah, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan karya bakti lebaran ini.

Pihak orang tua dan sekolah sudah mengizinkan untuk ikut jaga posko mudik. Suka duka saat jaga menjadi pengalaman tersendiri.

“Sukanya ketika ada kepedulian dari masyarakat memberi bekal untuk buka dan sahur. Sementara dukanya hampir tidak ada, cuaca panas sudah biasa, dinikmati saja,” tandas Ishak yang baru kali pertama ikut kegiatan ini. (Musmuallim Ma’arif/Ibnu Nawawi)