::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Lansia dan Dhuafa Terima Manfaat Gerakan Koin NU Peduli

Kamis, 14 Juni 2018 16:00 Daerah

Bagikan

Lansia dan Dhuafa Terima Manfaat Gerakan Koin NU Peduli
Sumenep, NU Online
Program gerakan Koin NU Peduli semakin gencar dilakukan di beberapa daerah di Sumenep, Jawa Timur. Seperti yang dilakukan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ganding yang menyantuni sejumlah dhuafa dan lansia. 

Rais MWCNU Ganding, Kiai Bustami Amin berharap gerakan Koin NU Peduli bisa mewujudkan kemandirian ekonomi warga. 

"Dengan gerakan koin yang mulai masif di beberapa ranting hingga ke kompolan-kompolan warga (kelompok, red) ini kita berharap mampu menjadi penopang kemandirian ekonomi dan kesejahteraan warga yang membutuhkan,” katanya, Rabu (13/6).

Di kawasan Ganding, gerakan koin dimulai sekitar dua bulan terakhir dan terkumpul dana tiga juta lebih. “Melalui kegiatan Ramadhan berbagi, disalurkan santunan kepada dhuafa serta lansia,” jelasnya. 

Kiai Bustami mengemukakan penyaluran kali ini tidak ke anak yatim,  karena santunan di kesempatan sebelumnya sudah sering dilakukan. “Maka untuk saat ini sudah banyak dengan segmen yatim, sehingga diberikan kepada dhuafa,” ungkapnya. 

Dana yang terkumpul tersebut berkat tim khusus yang dibentuk MWCNU bersama Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU Sumenep. 

Hal tersebut dibenarkan Abd Hadi selaku Ketua Pimpinan Cabang LAZISNU Sumenep. Meskipun pembentukan tim relatif singkat, namun mampu pengumpulan dana hingga tiga juta lebih. 

“Hal ini terwujud berkat bantuan warga dan kekompakan yang ditunjukkan tim yang telah terbentuk," katanya saat sambutan.

Sedangkan Direktur BMTNU, Qusyairi yang turut hadir pada acara tersebut mengungkapkan rasa bangga atas kebersamaan gerakan yang dilakukan melalui Koin NU Peduli ini. 

"Sinergitas yang ditunjukkan oleh beberapa kalangan di lingkungan NU Ganding semakin kuat,” katanya. Apalagi hal tersebut ditambah dengan gerakan kebangkitan ekomi warga berbasis kebersamaan dengan adanya NUmart Ganding. 

Semuanya dapat terwujud atas kesadaran bersama. “Apalagi ini ditopang semangat kalangan muda yang tergabung dalam Santri NU Ganding yang menaungi beberapa kelembagaan dan komunitas berbasis Aswaja di Kecamatan Ganding,” tandasnya. (Zainullah/Ibnu Nawawi)