::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rais ‘Aam PBNU Tegaskan Makna Idul Fitri

Kamis, 14 Juni 2018 19:00 Nasional

Bagikan

Rais ‘Aam PBNU Tegaskan Makna Idul Fitri
Rais 'Aam PBNU KH Ma'ruf Amin
 Jakarta, NU Online
Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin menegaskan makna Idul Fitri, dimana mempunyai arti mengembalikan manusia kepada fitrahnya.

“Idul Fitri itu mempunyai makna mengembalikan manusia kepada fitrahnya, kepada kesuciannya,” tegas Kiai Ma’ruf Amin kepada NU Online, Kamis (14/6).

Sebab, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Annawawi Tanara, Serang, Banten ini, asal manusia itu terlahir dalam keadaan suci. Kullu mauludin yuladu ‘alal fithrah (manusia lahir dalam keadaan suci).

“Manusia tidak suci lagi sebab terprovokasi oleh lingkungan dan pergaulan. Karena itu tiap tahun dilakukan pengembalian,” jelas Kiai Ma’ruf.

Lebih lanjut ia menerangkan, bulan Ramadhan merupakan bulan penyucian, merehabilitasi supaya manusia kembali kepada fitrah. Karena itu, tanda Kiai Ma’ruf, lebaran harus dimaknai sebagai kembalinya manusia kepada fitrah. (Fathoni)