::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Jadi Pengurus NU Harus Ikut PKPNU

Rabu, 20 Juni 2018 14:00 Daerah

Bagikan

Jadi Pengurus NU Harus Ikut PKPNU
foto: ilustrasi
Jombang, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur KH Salmanudin Yazid mengintruksikan kepada segenap pengurus NU di semua tingkatan harus mengikuti Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU), khususnya setiap pengurus yang belum pernah mengikutinya.

"Semua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, MWCNU, lembaga dan Banom NU yang belum pernah ikut PKPNU harus ikut," katanya, Selasa (19/6).

PKPNU menurutnya sangat penting diikuti oleh semua pengurus NU. Pasalnya, kegiatan itu merupakan langkah konkret untuk melahirkan kader-kader NU yang berkualitas dan mampu memahami tatakelola organisasi dengan baik.

Di samping itu, lanjutnya, sebagai salah satu modal dalam mengembangkan NU agar menjadi organisasi yang kian berdaya guna.

Pengasuh Pondok Pesantren Babus Salam Kalibening Mojoagung ini mengatakan, pelaksanaan PKPNU diselenggarakan pada 6 hingga 8 Juli 2018 mendatang. Diharapkan bagi calon peserta untuk menyiapkan sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan panitia penyelenggara.

Salah seorang panitia penyelenggara PKPNU Syadad Al Mahiri mengungkapkan, sampai saat ini sudah puluhan peserta yang mendaftar. Mereka terdiri dari perwakilan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), lembaga, badan otonom (Banom) NU dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Ketua PC Lakpesdam NU Jombang ini menambahkan, untuk persyaratan yang harus dipenuhi peserta di antaranya menjadi pengurus cabang atau Banom, mendapat rekomendasi dari masing-masing pengurus cabang atau Banom NU, memiliki Kartanu, mengisi blanko komitmen serta membayar administrasi sebesar Rp250 ribu. (Syamsul Arifin/Muiz)