::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Korban Banjir Bandang Banyuwangi Berharap Bantuan

Selasa, 26 Juni 2018 09:00 Daerah

Bagikan

Korban Banjir Bandang Banyuwangi Berharap Bantuan
Banyuwangi, NU Online
Hampir sepekan uluran bantuan banjir bandang yang terjadi di Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur dan sekitarnya tidak ada hentinya berdatangan. Bahkan berbagai pihak termasuk masyarakat aktif menjadi relawan melakukan evakuasi korban yang kehilangan harta benda.

Wakil koordinator tanggap bencana Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi, M Arif Fauzi mengatakan, ruas jalan dan beberapa rumah sudah diselamatkan dari endapan lumpur dan batang pohon.

"Bersyukur di hari kelima ini, ruas jalan dan di dalam rumah korban sudah mulai terbuka,” katanya, Selasa (26/6).

Artinya keberadaannya sudah mulai digunakan dan ditempati kembali. Beberapa genangan lumpur yang ada di tepi rumah penduduk dan jalan secara bertahap mulai dibersihkan terus, lanjutnya di posko tanggap bencana PCNU Banyuwangi di Alasmalang, Singojuruh.

Tentu dalam proses evakuasi menghadapi beberapa kendala. Seperti pada awal bencana, kendala utama adalah akses jalan yang tertutup lumpur dengan ketebalan hampir satu meter.

"Ketika bantuan dari Pemerintah Daerah berupa eskavator dan alat berat lain turun untuk mengangkut genangan lumpur bercampur pasir, batu, dan batang pohon, maka kesulitan itu dapat segera diatasi,” ungkapnya. Dan sekarang sudah tidak ditemukan kendala berarti karena bantuan terus berdatangan, lanjutnya.

Hari ini dijadwalkan ratusan relawan utusan dari berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Badan Otonom atau Banom akan terus berdatangan memberikan bantuan. Pasalnya, kata Arif, mereka akan disebar ke sejumlah titik lokasi di beberapa dusun yang masih tergenang lumpur.

Pagi ini dipastikan bantuan tenaga difokuskan untuk membersihkan ruas jalan depan rumah penduduk. Supaya bantuan beberapa mobil dump truck dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat melintas. “Agar konsep kinerja evakuasi lebih efisien," tutur Arif.

Berkaitan penyaluran bantuan sudah tepat sasaran. Dan secara reguler dibagikan ke beberapa dusun terdampak melalui kepala dusun dan RT / RW lewat posko tanggap bencana yang ada. 

"Mulai dari nasi bungkus sampai dengan pakaian layak. Semua disalurkan melalui pos-pos yang berada di Masjid Nurul Jadid dan Masjid At-Taqwa," terangnya.

Ia menambahkan, barang yang sangat dibutuhkan sejauh ini adalah perlengkapan bayi. Seperti susu, pampers, selimut, dan minyak telon. “Karena dari ribuan korban banjir beberapa di antaranya adalah balita dan minim bantuan,” ungkapnya. 

Dan terakhir, Arif mengimbau kepada seluruh pihak untuk terus pro aktif memberikan bantuan. Serta beberapa lembaga penanggulangan bencana diberikan ruang oleh pemerintah dalam peningkatan evakuasi kali ini.

Juga saluran bantuan dana dari berbagai pihak yang berkenan dapat disampaikan secara langsung melalui rekening resmi: 7999990996 atas nama LAZISNU Banyuwangi. (M Sholeh Kurniawan/Ibnu Nawawi)