::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

1,8 Miliar Terhimpun dari Kirab Koin

Sabtu, 07 Juli 2018 04:00 Pemberdayaan

Bagikan

1,8 Miliar Terhimpun dari Kirab Koin
Penutupan Kirab Koin NU di Banyuwangi (6/7)
Jakarta, NU Online
Kirab Kotak Infak (Koin) NU yang diberangkatkan dari Pesantren Annawawi Tanara, Serang, Banten 14 Maret 2018 berakhir di Banyuwangi, Jawa Timur pada bulan Ramadhan kemarin. Menempuh jarak perjalanan 3529,3 kilometer, terhimpun dana rp1.823.904.850.

Untuk mengakhiri keseluruhan kirab yang dilepas oleh Rais 'Aam PBNU KH Ma'ruf Amin, dilakukan penutupan di halaman Pesanten Manba'ul Falah, Singojuruh Banyuwangi, Jumat (6/7). Penutupan sendiri secara resmi dilakukan oleh Ketua PBNU H M Sulton Fathoni.

Pada kesempatan itu, dilangsungkan pula Pelantikan PCNU Banyuwangi Masa Khidmat 2018-2023, yang dihadiri Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Gubernur Jatim H Soekarwo dan jajaran PWNU Jatim dan PCNU Banyuwangi. 

Koordinator Program Kirab Koin NU, Nur Hasan menuturkan Kirab Koin NU dengan peredaran kotak infak ukuran raksasa yakni panjang, lebar dan tinggi masing-masing 99 centimeter. Kotak raksasa mengitari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, hingga Jawa Timur.

Kirab Koin NU 2018 merupakan kegiatan nasional dalam upaya sosialisasi Gerakan NU Berzakat Menuju Kemandirian Umat. Hal ini juga sesuai seruan dari Rais 'Aam PBNU KH Ma'ruf Amin mengenai Harakah An-Nahdliyah li Az-Zakah. Selain itu, Kirab Koin NU juga sesuai dengan Rakornas NU Care-LAZISNU 2018 di Sragen bertema Arus Baru Kemandirian Ekonomi NU, Menyongsong 100 Tahun Nahdlatul Ulama yang salah satu hasilnya adalah sosialisasi gerakan Koin NU.

Pemanfaatan hasil Kirab Koin NU dikelola ke dalam empat pilar program NU Care-LAZISNU yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan program siaga bencana. Beberapa daerah seperti Bojonegoro, Yogyakarta, dan Banyuwangi sudah mengelola perolehan Kirab Koin untuk kebutuhan alat transportasi layanan kesehatan gratis dan mobil ambulans.

Di Banyuwangi sendiri, hasil kirab Koin NU disalurkan untuk membantu warga yang beberapa waktu lalu terdampak banjir bandang. (Kendi Setiawan)